KepahiangNews.com-Lebong – Kabar bahagia datang untuk ratusan warga di pelosok Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong. Harapan lama untuk bisa melintas dengan aman dan layak, kini benar-benar di depan mata.
Jembatan beton yang menjadi urat nadi penghubung Desa Ajai Siang dan Desa Tik Sirong, kini pembangunannya tinggal selangkah lagi selesai.
Hingga Minggu (2/8/2026) hari ini, konstruksi utama jembatan telah berdiri kokoh 100 persen. Detak jantung pembangunan kini berpusat pada finishing pelapis tebing yang progresnya sudah mencapai 50 persen.
Di balik kokohnya jembatan ini, ada cerita indah tentang gotong royong. Personel Kodim 0409/Rejang Lebong bahu-membahu bersama warga setempat, mengaduk semen, mengangkat material, dengan semangat yang sama: ingin segera melihat jembatan ini bisa dilalui anak sekolah, petani, hingga ibu hamil yang hendak berobat.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengapresiasi kekompakan tersebut. Menurutnya, sinergi TNI dan rakyat inilah yang membuat pembangunan berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
“Progresnya cukup baik. Saat ini tinggal penyelesaian pelapis tebing. Mudah-mudahan dalam waktu dekat seluruh pekerjaan selesai sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dandim.
Meski ukurannya terlihat sederhana, 5 x 5 meter, jangan tanya soal manfaatnya. Jembatan ini adalah satu-satunya akses penghubung dua desa. Selama ini, jembatan inilah yang menjadi tumpuan hidup warga untuk beraktivitas – mengangkut hasil kebun, berangkat sekolah, hingga akses darurat layanan kesehatan.
Karena itulah, Dandim menegaskan, jembatan ini tidak boleh asal jadi.
“Kecepatan memang penting, tetapi kualitas jauh lebih penting. Kami ingin jembatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam waktu yang lama,” tegasnya.
Setidaknya ada 341 Kepala Keluarga atau sekitar 1.013 jiwa yang akan merasakan langsung manfaatnya. Terdiri dari 135 KK (401 jiwa) di Desa Tik Sirong dan 206 KK (612 jiwa) di Desa Ajai Siang.
Bagi mereka, ini bukan sekadar bangunan beton. Ini adalah tentang kembalinya akses kehidupan.
Rasa syukur itu diungkapkan Zainal, warga Desa Tik Sirong. Dengan wajah senang, ia tak henti mengucap terima kasih.
“Walaupun jembatannya tidak terlalu besar tapi manfaatnya sangat besar bagi masyarakat kami,” ucap Zainal haru.
Ia mewakili suara seluruh warga, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lebong dan Kodim 0409/Rejang Lebong yang telah mewujudkan mimpi yang sudah lama dinanti.






