Kepahiangnews.com-Lebong – Penantian panjang masyarakat Desa Pelabuhan Talang Liak, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, akhirnya berbuah lega.
Jembatan Perintis Garuda yang selama ini dinantikan warga kini telah rampung 100 persen dan mulai dimanfaatkan sebagai akses penghubung utama masyarakat, Selasa (11/8/2026).
Kehadiran jembatan gantung sepanjang 70 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut menjadi angin segar bagi sekitar 350 kepala keluarga atau kurang lebih 1.000 jiwa yang selama ini mengandalkan jalur penyeberangan tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar bangunan yang membentang di atas sungai. Lebih dari itu, Jembatan Perintis Garuda menjadi penghubung antara rumah, sekolah, lahan pertanian, hingga berbagai fasilitas pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.
Terlebih bagi para petani, keberadaan jembatan ini sangat berarti. Akses yang lebih aman dan mudah membuat warga dapat menuju lahan pertanian sekaligus membawa hasil kebun untuk dibawa pulang maupun dipasarkan.
Sebelum jembatan baru ini selesai dibangun, masyarakat harus menghadapi kondisi jembatan lama yang rusak dan tidak lagi mampu memberikan rasa aman, terutama ketika hujan deras mengguyur dan debit sungai meningkat.
Situasi tersebut tak jarang membuat aktivitas warga terganggu. Anak-anak yang hendak berangkat sekolah, petani menuju kebun, hingga masyarakat yang membutuhkan akses menuju fasilitas kesehatan harus lebih berhati-hati saat melintasi sungai.
Kini, kekhawatiran itu perlahan terjawab.
Jembatan baru yang kokoh membuat mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Warga pun dapat kembali beraktivitas dengan rasa aman tanpa harus terlalu khawatir ketika hujan turun dan arus sungai mulai membesar.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bagian dari program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dilaksanakan melalui Kodim 0409/Rejang Lebong.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayah pedesaan, khususnya daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses penghubung.
Menariknya, proses pembangunan jembatan ini juga tidak lepas dari semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.
Warga turut ambil bagian selama proses pengerjaan. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana pembangunan tidak hanya dikerjakan untuk masyarakat, tetapi juga melibatkan masyarakat.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, menyampaikan bahwa rampungnya pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan diharapkan mampu mendukung berbagai aktivitas warga, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, pertanian hingga kebutuhan sosial masyarakat.
“Jembatan ini bukan hanya menjadi akses penghubung, tetapi diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas dan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Dengan rampungnya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Desa Pelabuhan Talang Liak kini memiliki akses yang lebih aman dan mudah.
Bagi warga, selesainya jembatan tersebut bukan hanya menandai berakhirnya sebuah pembangunan, tetapi juga menjadi awal dari harapan baru, agar aktivitas sehari-hari, pendidikan anak-anak, hingga roda perekonomian masyarakat dapat berjalan lebih lancar tanpa lagi dihantui persoalan akses ketika sungai kembali meluap.






