45 Hari di Desa Air Hitam, 11 Mahasiswa UPP Rejang Lebong Bawa Harapan untuk Warga

Reporter: Chandra | Editor: Chandra

Desa Air Hitam Kepahiang Kedatangan Mahasiswa KKN

45 Hari di Desa Air Hitam, 11 Mahasiswa UPP Rejang Lebong Bawa Harapan untuk Warga

KepahiangNews.com-Kepahiang – Suasana Desa Air Hitam, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, kini terasa sedikit berbeda. Sebanyak 11 mahasiswa Universitas Pat Petulai (UPP) Rejang Lebong hadir di tengah masyarakat untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Para mahasiswa tersebut akan menghabiskan waktu selama 45 hari di Desa Air Hitam. Kehadiran mereka dimulai sejak 25 Juli 2026, dengan membawa semangat untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi melalui berbagai kegiatan selama berada di desa.

Bagi masyarakat Desa Air Hitam, kehadiran mahasiswa KKN bukan sekadar kegiatan akademik. Lebih dari itu, warga berharap para mahasiswa dapat ikut melihat berbagai potensi yang dimiliki desa dan membantu mencarikan solusi atas sejumlah kebutuhan masyarakat.

IMG 20260917 WA0088

Kepala Desa Air Hitam, Rasdan Efendi, mengatakan pihaknya menyambut baik kedatangan mahasiswa UPP Rejang Lebong. Ia berharap selama 45 hari berada di desa, para mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat dan memberikan gagasan yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN ini tidak hanya sebatas menjalankan program kampus, tetapi juga bisa memberikan solusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam pengembangan potensi yang ada di Desa Air Hitam,” ujar Rasdan.

Menurutnya, terdapat sejumlah bidang yang diharapkan dapat menjadi perhatian selama pelaksanaan KKN, mulai dari peningkatan ekonomi dan pengembangan potensi lokal, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, hingga tata kelola serta fasilitas desa.

Rasdan menilai, mahasiswa memiliki kesempatan untuk melihat langsung kondisi masyarakat dari dekat. Dengan ilmu dan gagasan yang mereka miliki, diharapkan dapat muncul inovasi yang sesuai dengan kebutuhan desa.

“Kami ingin ada kegiatan yang bisa meninggalkan manfaat dan pengetahuan bagi masyarakat. Potensi desa yang ada mudah-mudahan bisa dikembangkan, begitu juga bidang pendidikan, pemberdayaan dan tata kelola desa,” tambahnya.

READ  Audiensi Dengan Aliansi Peduli Sopiah, Polres Janji Usut Tuntas - DNA Sudah Diambil

Selama berada di Desa Air Hitam, ke-11 mahasiswa tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tamu, tetapi dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Berbaur dengan warga, mendengar persoalan yang dihadapi, melihat potensi yang selama ini belum maksimal dan kemudian menerjemahkannya menjadi program yang sederhana namun bermanfaat.

Sebab, KKN bukan hanya tentang mahasiswa datang ke desa untuk menyelesaikan kewajiban akademik.

Di balik 45 hari itu, tersimpan harapan agar ada ilmu yang dibagikan, potensi yang ditemukan, dan perubahan kecil yang bisa terus dilanjutkan masyarakat setelah para mahasiswa kembali ke kampus.

Bagi Desa Air Hitam, kehadiran 11 mahasiswa tersebut diharapkan menjadi awal dari lahirnya berbagai gagasan baru untuk mendorong desa semakin mandiri dan masyarakat semakin sejahtera.