Kepahiangnews.com-Lebong – Komitmen TNI dalam menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat terus diwujudkan. Salah satunya melalui pembangunan jembatan gantung di Desa Pelabuhan Talang Liak, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, yang kini terus menunjukkan progres menggembirakan.
Jembatan baru dengan panjang 70 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dibangun sebagai akses utama masyarakat sekaligus jalur pengangkutan hasil pertanian. Infrastruktur ini nantinya akan memberikan manfaat bagi sekitar 350 Kepala Keluarga (KK) atau kurang lebih 1.000 jiwa yang selama ini mendambakan akses penyeberangan yang aman dan layak.
Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap pekerjaan pelapis tebing dengan capaian progres sekitar 30 persen. Seluruh pekerjaan berlangsung lancar berkat sinergi personel TNI, tenaga teknisi, dan masyarakat yang bergotong royong di lapangan.
Sebanyak 6 personel Kodim 0409/Rejang Lebong, 2 tenaga teknisi, serta 12 warga dilibatkan dalam proses pembangunan. Didukung cuaca yang cerah sejak pagi hingga sore hari, pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dengan situasi di lokasi yang aman dan kondusif.
Babinsa Desa Pelabuhan Talang Liak, Serka Dodiansyah, yang ditemui saat mengawasi pekerjaan di lapangan mengatakan, progres pembangunan terus dikejar agar jembatan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Alhamdulillah hingga saat ini pekerjaan berjalan lancar dan sudah mencapai sekitar 30 persen. Kami bersama masyarakat terus bergotong royong agar pembangunan selesai tepat waktu, sehingga akses warga dan jalur pengangkutan hasil pertanian bisa segera lebih mudah dan aman,” ujar Serka Dodiansyah.
Sementara itu, Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi penghubung harapan masyarakat untuk mendapatkan akses yang lebih baik. Kami berharap pengerjaan berjalan lancar hingga selesai sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga,” ungkap Dandim.
Keberadaan jembatan gantung ini diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, memudahkan anak-anak menuju sekolah, serta mempercepat mobilitas warga dalam memperoleh berbagai layanan. Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih kuat ketika dikerjakan bersama demi kesejahteraan rakyat.






