Wisata  

Menuju 5 Besar Deswis, Keindahan Wisata Desa Tangsi Duren Kepahiang Tak Diragukan

Jembatan Cinta Wisata Desa Tangsi Duren Kepahiang




KEPAHIANGNEWS.COM – Adanya ajang penilaian desa wisata di Provinsi Bengkulu yang di ikuti seluruh kabupaten Se-Provinsi Bengkulu. Salah satu desa di Kabupaten Kepahiang, ikut andil dalam ajang penilaian tersebut.
Adapun desa yang dipercaya dan siap mengikuti ajang desa wisata tingkat Provinsi tersebut, yakni Desa Tangsi Duren yang berada di Kecamatan Kabawetan. Jika ingin menuju lokasi desa tersebut, dari Pasar Kepahiang sekitar 15 menit mengunakan kendaraan roda dua atau roda empat.
Desa Tangsi Duren, diketahui saat ini telah masuk dalam 10 besar Desa Wisata tingkat Provinsi, dan saat ini Desa tersebut akan dilakukan penilaian, menuju 5 besar untuk penilaian desa wisata se-Provinsi Bengkulu.
Untuk ajang penilaian tersebut, Desa Tangsi Duren mempunyai objek wisata alam yaitu air terjun Tirta Mandiri, selain itu juga Desa mempunyai bermacam produk UMKM seperti dodol tomat, permen tomat, saus tomat dan masih banyak produk lainnya yang menjadi nilai jual desa wisata tersebut.
“Untuk saat ini kami tengah renovasi objek wisata, yaitu Jembatan Cinta namanya. Nanti pengunjung bisa menikmati pemandangan bukit dan perkebunan ditambah bisa menjadi spot foto yang bagus,” ungkap Anggota Pokdarwis Desa Tangsi Duren, Adi Susanto, saat ditemui Jumat siang (3/11/2023) dibalai desa.
Adi juga menjelaskan, selain adanya objek wisata yang baru, pihaknya juga nanti akan membuat jalan menuju air terjun tirta mandiri, yang berdekatan dengan jembatan cinta. 
Selain itu, pihaknya tengah mempersiapkan wisata Tubing sejenis arum jeram mini yang berjarak lumayan panjang, jika menyusuri aliran sungainya memakan waktu 2 jam.
“Selain objek wisata yang sudah saat ini, kami tengah mempersiapkan objek wisata alam yaitu Tubing sejenis arum jeram mini, yang saat ini dalam persiapan”, terang adi.
Saat ini, objek wisata desa belum bisa beroprasi, dan dibuka secara umum, karena dalam renovasi.
Lantaran masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan ditambah oleh pihak Desa, agar persiapan membuka objek wisata yang baru ini berjalan dengan maksimal. 
“Kami belum membuka untuk orang umum, karkarena masih ada beberapa yang harus dipersiapkan, InsyaAllah akhir tahun 2023 ini sudah dibuka,” jelasnya. 
Saat ini pihaknya masih fokus mengikuti lomba desa wisata tingkat provinsi, dan banyak yang harus dipersiapkan. 
Pihaknya berharap dengan mengikuti lomba desa wisata tingkat provinsi, bisa mengikuti lomba desa wisata tingkat nasional. 
“Kami berharap bisa mengikuti lomba desa wisata tingkat nasional nantinya, jadi kami harus fokus kepada objek wisata dan juga produk UMKM di desa, serta penginapan untuk pengunjung nantinya,” tutupnya.(aa)

READ  Dirgahayu Ke-20 Tahun 2024, Pemkab Kepahiang Banyak Berikan Bantuan Dan Penghargaan