“Diduga banyaknya BUMDes mati suri, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kepahiang akan lakukan monitoring ke desa-desa”.
KEPAHIANGNEWS.COM – Menyikapi laporan sekaligus adanya BUMDes fiktif yang dilaporkan ke pihak yang berwajib serta banyaknya Badan Usaha Milik Desa
(BUMDes) di Kabupaten Kepahiang yang mati suri. Pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kepahiang,
mewacanakan akak melakukan monitoring hingga pengecekan setiap BUMDes yang ada
di Kabupaten Kepahiang. Hal itu dilakukan, untuk memastikan, apakah program dan
kegiatan di BUMDes tersebut masih berjalan atau tidak.
Kepala Dinas PMD Kepahiang Iwan Zamzam Kurniawan SH melalui
Kabid BUMDes Jonathal SKM mengatakan, memang faktanya saat ini sudah banyak
BUMDes yang mati suri. Hal itu dikarenakan adanya pergantian pengurus terhadap
BUMDes itu sendiri. Sehingga memang diagendakan, akan dilaksanakan pemantauan,
monitoring, dan pengecekan secara langsung terhadap seluruh BUMDes di Kabupaten
Kepahiang.
“Dengan berjalannya BUMDes di desa, saya pikir bisa
membantu pemasukan PAD untuk Kepahiang. Bahkan dengan keberadaan BUMDes yang
aktif dan kondisinya baik, tentu akan membantu masyarakat setempat untuk
membuka lapangan kerja,” ujar Jonathal.
Hanya saja dikatakannya, untuk agenda tersebut belum tahu
kapan akan dilaksanakan. Mengingat saat ini, pihaknya akan mendata ulang berapa
banyak BUMDes yang masih aktif di Kepahiang. Terlebih lagi untuk saat ini,
anggaran untuk melaksanakan kegiatan pemantauan belum ada.
“Yang jelas pasti akan kita laksanakan pemantauan
terhadap BUMDes di Kabupaten Kepahiang ini. Tujuannya untuk memastikan kegiatan
yang dijalankan BUMDes sesuai dengan yang sudah diprogramkan,” sampainya.
Sementara itu saat disinggung berapa banyak jumlah BUMDes
yang masih aktif ataupun yamg sudah mati suri. Jonathal menerangkan saat ini
pihaknya belum menerima data pasti. Karena saat ini, pihaknya baru akan
melakukan pendataan ulang, sembari mempersiapkan agenda untuk pelaksanaan
monitoring tersebut.
“Untuk
data berapa banyak BUMDes yang masih aktif ataupun yang sudah tidak aktif lagi.
Saat ini saya belum memegang data pastinya, karena saya juga baru menjabat
sebagai Kabid BUMDes. Akan tetapi dari laporan yang saya terima, memang saat
ini sudah banyak BUMDes di Kepahiang yang mati suri,” pungkasnya. (aa)











