Jembatan Perintis Garuda Mulai Dibangun, Akses Telah Lama Putus Ahirnya Disambung TNI

Reporter: candra | Editor: candra

Jembatan Printis Garuda Di Desa Air Merah RL Dibangun TNI

Jembatan Perintis Garuda Mulai Dibangun, Akses Telah Lama Putus Ahirnya Disambung TNI

 

Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Harapan ratusan kepala keluarga di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, untuk memiliki akses penghubung yang aman dan layak kini mulai menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menjadi bagian dari Program Jembatan Merah Putih Tahap V dan VI Kodam II/Sriwijaya melalui Kodim 0409/Rejang Lebong, terus menunjukkan progres positif.

Hingga Senin (15/6/2026), pembangunan jembatan telah memasuki tahap awal konstruksi utama, yakni pengerjaan lantai dasar jembatan dan perataan batu pada struktur pondasi. Di lokasi pekerjaan, personel TNI bersama warga tampak bahu-membahu mengerjakan setiap tahapan pembangunan dengan semangat gotong royong.

WhatsApp Image 2026 06 14 at 20.30.02 1

Jembatan yang dibangun menggunakan struktur beton ini memiliki panjang 9 meter dan lebar 5 meter. Nantinya, jembatan tersebut akan menjadi akses vital bagi masyarakat, termasuk jalur yang setiap hari dilalui para pelajar serta penghubung Desa Air Merah dengan wilayah sekitar.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur.

“Saat ini kami fokus pada pengerjaan awal konstruksi utama berupa lantai dasar jembatan dan perataan batu pondasi. Seluruh proses dikerjakan bersama masyarakat melalui semangat gotong royong agar pembangunan berjalan lancar dan selesai sesuai target,” ujar Dandim.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat dinantikan warga karena akan memberikan dampak besar terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat. Tidak hanya mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, namun juga membuka konektivitas yang lebih baik antarwilayah.

Diperkirakan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini akan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 759 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 1.850 jiwa yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.

READ  Jembatan Garuda Rampung, Harapan Warga Dwi Tunggal yang Lama Terputus Kini Kembali Tersambung

“Kami berharap jembatan ini nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, hingga hubungan sosial antarwarga akan semakin lancar,” tambahnya.

Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi warga yang selama bertahun-tahun menginginkan akses yang lebih aman, cepat, dan nyaman.

Kini, seiring progres pembangunan yang terus berjalan, harapan masyarakat Air Merah pun semakin besar. Mereka menanti saat jembatan tersebut rampung dan menjadi “urat nadi” baru yang menghubungkan kehidupan, mempercepat mobilitas, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi generasi mendatang.