Jembatan Garuda Rampung, Pesan Pangdam: Jangan Wariskan Kerusakan, Wariskan Manfaat untuk Anak Cucu

Reporter: candra | Editor: candra

Pesan Pangdam XXI/Radin Inten Untuk Rakyat

Jembatan Garuda Rampung, Pesan Pangdam: Jangan Wariskan Kerusakan, Wariskan Manfaat untuk Anak Cucu

 

Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Rasa syukur dan haru menyelimuti peresmian rampungnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan akses vital masyarakat di Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Rabu (24/6/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari syukuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dilaksanakan secara serentak melalui video conference (Vidcon) dan dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. Kegiatan ini diikuti seluruh wilayah yang menjadi lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Indonesia.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pembangunan jembatan yang lahir dari sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan akses masyarakat di daerah.

Menurut Pangdam, hingga saat ini Program Jembatan Perintis Garuda telah memasuki tahap ketiga dan terus diperluas ke berbagai wilayah yang masih membutuhkan akses penghubung.

“Jembatan ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi jembatan harapan. Harapan bagi anak-anak yang ingin bersekolah dengan aman, bagi petani yang ingin membawa hasil panennya lebih cepat, dan bagi masyarakat yang mendambakan akses yang layak menuju kehidupan yang lebih baik,” ungkap Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia yang bertujuan membuka keterisolasian wilayah, memperpendek jarak tempuh, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat kini dapat menikmati akses yang lebih aman dan efisien untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga perdagangan.

Namun di balik kebahagiaan itu, Pangdam juga menitipkan pesan yang penuh makna kepada seluruh masyarakat agar tidak hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab untuk merawatnya.

READ  Meriahkan Piala Dunia 2026, Kodim 0409 RL Siapkan Nobar Bersama Warga Hingga Akhir Juni

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga Jembatan Perintis Garuda ini. Jangan sampai dirusak atau diabaikan. Apa yang dibangun hari ini bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk anak cucu kita kelak,” pesannya.

Pangdam menegaskan, sebesar apa pun anggaran pembangunan yang dikeluarkan negara tidak akan berarti apabila fasilitas yang telah dibangun tidak dijaga dengan baik oleh masyarakat sebagai penerima manfaat.
Karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap setiap pembangunan yang telah diberikan pemerintah.

“Mari kita rawat bersama. Jangan biarkan jembatan ini rusak karena kelalaian kita sendiri. Menjaga fasilitas umum adalah bentuk rasa syukur atas perhatian negara kepada masyarakat,” tegasnya.

Rampungnya Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Dwi Tunggal bukan sekadar menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya harapan-harapan baru. Kini, perjalanan warga menjadi lebih singkat, aktivitas ekonomi semakin lancar, dan akses menuju masa depan yang lebih baik semakin terbuka lebar.

Ke depan, keberhasilan pembangunan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak berhenti saat jembatan selesai dibangun. Justru dimulai dari bagaimana masyarakat menjaga, merawat, dan memanfaatkannya dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi.