Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Komitmen Kodim 0409/Rejang Lebong dalam membuka akses dan menghapus keterisolasian masyarakat terus dibuktikan. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Air Rusa dengan Desa Air Nau, Kecamatan Sindang Dataran, terus dikebut agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Memasuki Jumat (17/7/2026), personel Kodim 0409/Rejang Lebong bersama warga dan tenaga teknis masih berjibaku di lapangan. Fokus pekerjaan saat ini diarahkan pada proses pengecoran pondasi dan pemasangan angkur, dua tahapan krusial yang menjadi penentu kekuatan sekaligus ketahanan jembatan untuk jangka panjang.
Semangat gotong royong yang terbangun antara TNI dan masyarakat tampak begitu kuat. Di tengah aktivitas pembangunan, setiap proses dikerjakan dengan penuh ketelitian demi menghadirkan jembatan yang aman, kokoh, dan mampu menjadi akses utama bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Teknisi pendamping menjelaskan, pondasi memiliki peran vital sebagai penyangga utama yang menyalurkan seluruh beban jembatan ke tanah. Sementara itu, angkur berfungsi mengikat struktur atas jembatan dengan pondasi beton agar tetap stabil dan mampu menghadapi beban kendaraan maupun potensi pergeseran tanah.
“Kualitas pekerjaan pondasi dan pemasangan angkur sangat menentukan usia konstruksi jembatan. Karena itu seluruh proses dikerjakan sesuai standar teknis agar hasilnya benar-benar kuat, tahan lama, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang nantinya akan melintas,” jelas teknisi pendamping.
Apabila seluruh tahapan selesai sesuai target, Jembatan Perintis Garuda diyakini akan menjadi urat nadi baru bagi masyarakat Desa Air Rusa dan Desa Air Nau. Kehadirannya tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mempererat hubungan sosial antar kedua desa.






