Kepahiangnews.com-Kepahiang – Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.Ik., M.H., turun langsung meninjau kondisi Anggi Widodo (27), warga Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, Rabu (22/4/2026). Nasib malang menimpa Anggi yang kini menderita luka bakar serius akibat tersengat kabel listrik PLN yang menjuntai, kejadian yang bermula sejak Maret 2025 lalu.
Ironisnya, meski sudah menjalani operasi hingga harus melakukan amputasi pada jari kaki kanannya, kondisi kesehatan Anggi justru tidak membaik. Luka bakar yang dialami justru semakin meluas hingga melewati pergelangan kaki. Padahal, Anggi merupakan tulang punggung keluarga yang harus menanggung beban ekonomi keluarga.
Ditemui awak media, Anggi mengaku selama setahun terakhir pengobatannya hanya sebatas pemeriksaan rutin di Puskesmas setempat untuk meredakan rasa nyeri.
“Setelah kejadian sempat dioperasi dan dibawa ke Palembang, tapi kondisinya tidak sembuh betul. Selama setahun terakhir ini hanya pengobatan di Puskesmas saja untuk mengurangi rasa sakit,” ungkap Anggi.
Merespons kondisi yang semakin memprihatinkan tersebut, Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H memastikan, pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan membawa korban mendapatkan penanganan medis yang lebih layak di rumah sakit.
“Seperti apa tindakan medis nantinya, kita serahkan sepenuhnya kepada pihak medis, dan keputusan pengobatan lanjutan juga dikembalikan kepada korban,” tegas Yuriko.
Di sisi lain, insiden yang disebabkan oleh kabel listrik yang menjuntai hingga ke jalan raya ini sudah sepatutnya menjadi tanggung jawab penuh pihak pengelola. Menanggapi hal tersebut, Manager PT ULP Rayon Kepahiang, Kevin Prayoga, mengakui pihaknya sudah menindaklanjuti persoalan ini.
Ia membenarkan bahwa kondisi kabel yang menyebabkan kejadian tersebut murni akibat bencana alam.
“Meski demikian, PLN berempati untuk membawa korban berobat, memberikan santunan, dan siap melakukan pengecekan kesehatan saat dibutuhkan,” tutup Kevin.






