Kepahiangnews.com-Senin (8/12/2025) – Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP memimpin apel gabungan yang diikuti oleh ratusan peserta, antara lain kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), kepala sekolah, dan kepala puskesmas se-Kabupaten Kepahiang, yang digelar di halaman Kantor Bupati Kepahiang. Acara yang juga dihadiri secara langsung oleh Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si, para asisten Sekretaris Daerah (Setda) Kepahiang, serta sejumlah staf ahli yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang.
Dalam pidato arahan yang disampaikannya, Bupati Zurdi menekankan poin penting terkait perilaku ASN (Aparatur Sipil Negara) di masa kini, terutama dalam penggunaan media sosial. Ia mengingatkan secara tegas kepada para kepala OPD untuk menegaskan kepada setiap ASN di bawah naungan mereka agar tidak menampilkan gaya hidup hedon atau melakukan “flexing” (menampilkan harta benda atau gaya hidup mewah secara berlebihan) di platform media sosial.
“ASN merupakan cerminan langsung dari pemerintah daerah, jadi mereka harus menjadi teladan yang baik bagi masyarakat. Tidak hanya pejabat ASN saja, tetapi istrinya juga jangan ikut flexing di media sosial,” tegas Bupati. Ia menambahkan bahwa penggunaan media sosial harus dilakukan dengan bijak, karena setiap tindakan dan unggahan ASN selalu menjadi perhatian masyarakat dan bisa mempengaruhi citra pemerintah secara keseluruhan.
Selain membahas tentang perilaku ASN, Bupati juga menyampaikan perhatian mendalam terhadap kondisi bencana alam yang baru-baru ini melanda tiga provinsi di Sumatera, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepahiang telah berhasil menghimpun donasi sebesar Rp300 juta yang berasal dari kontribusi para pegawai OPD dan masyarakat umum di seluruh wilayah kabupaten.
“Saat ini kita semua turut berduka karena saudara-saudara kita di tiga provinsi tersebut sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam. Donasi yang terkumpul ini nanti akan kita salurkan bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu, bersamaan dengan kabupaten dan kota lain di Provinsi Bengkulu, agar bantuan bisa sampai tepat ke tangan yang membutuhkan,” jelas Bupati.
Acara apel gabungan ini sendiri bertujuan tidak hanya untuk menyampaikan arahan dari pimpinan daerah, tetapi juga untuk memperkuat sinergi antar lembaga dan instansi di Kabupaten Kepahiang dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, baik dalam hal pelayanan publik maupun tanggapan terhadap situasi darurat seperti bencana alam. Para peserta yang hadir juga diminta untuk menyebarkan informasi yang disampaikan Bupati kepada seluruh elemen di lingkungannya agar bisa dijalankan secara bersama.






