News  

Tak Terima Ditegur, Pemuda Talang Pito Kepahiang Kena Tusuk

Tak Terima Ditegur, Pemuda Talang Pito Kepahiang Kena Tusuk

KEPAHIANGNEWS.COM-KEPAHIANG – Rio Putra (25) warga Desa Talang Pito Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu mengalami nasip naas.

Dimana dirinya berniat ingin mengunjungi temannya, tak diduga-duga dirinya harus menjadi korban penusukan, yang mengakibatkan dua luka tusukan yang dilakukan seorang laki-laki yang tidak dia kenalnya.

Sementara ini, informasi yang diberikan oleh keluarga korban Chornelis (38), kejadian naas yang dialami oleh kerabatnya tepat di depan Hotel Yosi Abadi Kelurahan Dusun Kepahiang Kecamatan Kepahiang pada dini hari tadi (18/02).

” Kejadiannya malam hari, tepatnya di pukul 00.30, depan Hotel Yosi Abadi. Saudara saya ini, tujuannya datang ke hotel tersebut untuk mengunjungi temannya yang bekerja sebagai penjaga hotel,” ujar Chornelis.

Dirinya juga menceritakan, kejadian yang tak diduga-duga tersebut menurut teman Rio yang pergi bersamanya tadi malam, terjadi begitu cepat.

Saat itu, Rio dan temannya mengendarai sepeda motor dari kediamannya di Desa Talang Pito sekitar jam 23:00 Wib.

Tujuanya, adalah untuk mengunjungi temannya yang bekerja di Hotel Yosi Abadi. Setibanya di sana, Rio yang masih diatas motor dan belum sempat turun, melihat seorang pria ingin buang air kecil di bawah jendela hotel bagian depan.

Kemudian, laki-laki tersebut ditegur oleh penjaga hotel (Teman Rio) untuk tak melakukannya disana. Diduga tersinggung atas teguran itu, lelaki yang belum dikenali ini tiba-tiba marah.

Melihat kejadian itu dan bermaksud untuk mendinginkan suasana, Rio dari atas motornya mengatakan ke lelaki tersebut untuk sabar, namun tiba-tiba pria itu langsung datang dan menikam Rio yang masih duduk di atas sepeda motornya.

” Menurut Rio, dia tidak mengenali lelaki tersebut. Saat ini adik saya telah mendapatkan penanganan di RSUD Kepahiang, serta kejadian ini sudah kami laporkan ke Polres Kepahiang,” pungkasnya. (aa)

READ  Toton Caribo Buka Malam Puncak Hompimpah Bengkulu 2025 dengan Doa untuk Korban Bencana