Dak Fisik 2024 Turun, Disinyalir Pengerjaan Fisik Banyak Tak Dilaksanakan, PUPR Kepahiang Akan Cari Solusi Lain

IMG 20231121 WA0008

Kadis PUPR menjelaskan hasil saat melaksanakan DL ke Jakarta untuk membahas soal anggaran DAK.

KEPAHIANGNEWS.COM-KEPAHIANG – Dana Alokasi Khusus (DAK) yang disediakan untuk Provinsi Bengkulu, pada tahun 2024 mendatang. Dikabarkan berkurang drastis dari yang sebelumnya. Tak terkecuali DAK murni yang diberikan untuk Kabupaten Kepahiang.


Diketahui, anggaran DAK murni yang diberikan untuk Kabupaten Kepahiang dipangkas sebanyak 50 persen dari sebelumnya. Sehingga disinyalir, banyak pekerjaan fisik yang sudah diwacanakan PUPR tidak bisa dilaksanakan.


Karena nya menyikapi hal tersebut, pihak dinas PUPR tengah memikirkan langkah alternatif agar setiap pembangunan yang sudah diwacanakan tetap dapat dilaksanakan.


Kepala Dinas PUPR Kepahiang Teddy Adeba ST MR mengatakan, kabar soal DAK turun tersebut memang benat adanya. Karena belum lama ini, dirinya melaksanakan DL ke Jakarta untuk membahas perihal tersebut. Dimana sudah dipastikan, dengan banyaknya kebutuhan anggaran untuk Pemilu 2024, sejumlah anggaran seperti DAK juga dipangkas.


“Ada 5 link pekerjaan atau proyek pembangunan yang sudah kita usulkan untuk 2024 mendatang. Bahkan dari 5 link pekerjaan itu, setidaknya akan menghabiskan anggaran Rp 40 miliar lebih. Akan tetapi dengan pemangkasan anggaran ini, hanya 2 link saja yang bisa diakomodir dengan anggaran maksimal Rp 8,5 miliar saja,” ujar Teddy.


Dijelaskan Teddy, karena anggaran yang akan diberikan tak bisa mengakomodir semua pengerjaan yang sudah diwacanakan. Pihaknya akan berupaya mencari alternatif lain atau mencari lobang lain untuk merealisasikan pembangunannya nanti. Baik itu dari anggaran IJD, hibah, dan lain sebagainya.


“Kalau melihat anggaran yang diberikan, sudah pasti banyak pekerjaan kita yang akan tertunda, bahkan tak bisa direalisasikan. Akan tetapi sebisa mungkin kita akan tetap mengupayakan melalui anggaran lain untuk pembangunannya,” terang Teddy.


Sementara itu berkenaan dengan wacana pembangunan jembatan yang sudah diwacanakan pihaknya. Itu lebih mengandalkan usulan kepada pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Bengkulu ataupun pihak Kementerian Pusat.


“Kita juga ada wacana melanjutkan pembangunan jembatan, dan itu akan kita usulkan pada BPJN. Yang jelas berkenaan dengan pembangunan fisik tahun 2024 di Kabupaten Kepahiang, kita akan memaksimalkannya,” pungkas Teddy.(aa)

READ  Peresmian Umeak Restorative Justice Kejari Kepahiang