“Provinsi Bengkulu mengikuti UMKM Merdeka Export di Malaka-Malaysia. Ada 30 pelaku usaha, diantaranya 6 UMKM Kabupaten Kepahiang”.
KEPAHIANGNEWS.COM – Sebanyak 30 industri kecil menengah (IKM)/ usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hasil seleksi Bangga Buatan Indonesia/Bangga Berwisata di Indonesia (BBI/BBWI) Provinsi Bengkulu akan mengikuti pameran UMKM Merdeka Export di Malaka, Malaysia pada November 2023 mendatang.
Kepala Dinas Perdagangan,Kop dan UKM Kabupaten Kepahiang Jan Yohanes Dalos, S.Sos mengatakan. Ada 6 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kepahiang yang berhasil mengikuti seleksi untuk ikut ke Negeri Jiran Malaka Malaysia. Saat ini UMKM sudah siap, dan tinggal menunggu waktu keberangkatan saja.
“Semuanya sudah siap, baik dokumen maupun produk yang akan diberangkatkan,” kata Kadis Disperindagkop dan UKM Jan Yohanes Dalos saat ditemui diruang kerjanya.
Persiapan yang Ia lakukan tak hanya sekedar mental tapi juga kualitas produk dan kemasannya mengingat telah melalui seleksi yang ketat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) dan Bank Indonesia perwakilan Provinsi Bengkulu.
“Semua hasil seleksi BBI/BBWI. Jadi pengemasan, dokumen legalitas, hingga pembukuan keuangan jadi syarat UMKM untuk berangkat,” ujarnya.
Selain memamerkan produk UMKM, pelaku usaha juga belajar dalam ilmu pemasaran yang akan di ajarkan disana. Semoga dengan mengikuti Merdeka Eksport di Malaka-Malaysia, UMKM dapat menerapkan pengetahuannya saat berada di Kabupaten Kepahiang lagi.
Sementara itu Kadis Perindag Provinsi Bengkulu Yenita Syaiful mengatakan Merdeka Eksport Malaka-Malaysia sendiri akan berlangsung pada tanggal 03 – 13 November 2023 mendatang.
“Setiap pelaku usaha UMKM akan ditanggung biaya perjalanan dan konsumsi sebesar Rp6 juta melalui dana APBD Provinsi Bengkulu,” singkatnya.(aa)






