Disahkan DPRD, Anggaran Tambahan Rp 5 Milyar Untuk Siltap Desa Tidak Cukup

“Anggaran tambahan siltap 5 milyar untuk desa tidak cukup, Kadis berharap desa bisa memaksimalkan siltap perangkat desa”


KEPAHIANGNEWS.COM – Meskipun sudah dianggarkan oleh pihak DPRD sebesar Rp 5 miliar pada APBD-P nanti. Kebutuhan untuk Penghasilan Tetap (Siltap) kades dan perangkat desa pada 105 desa di Kabupaten Kepahiang, bisa dikatakan belum cukup dan belum menutupi kebutuhan Siltap.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kepahiang Iwan Zamzam Kurniawan SH mengatakan, sudah jelas anggaran tambahan yang diberikan tidak akan bisa mencukupi kebutuhan yang ada. Karena dari perhitungan yang dilakukan pihak desa di Kabupaten Kepahiang sejak beberapa waktu lalu. Setidaknya ada tambahan anggaran Rp 12 miliar untuk Siltap kades dan perangkat desa.
“Alhamdulillah desa mendapat tambahan Rp 5 miliar untuk Siltap kades dan perangkat pada APBD-P nanti. Akan tetapi jika diarahkan kearah kebutuhannya, memang anggaran tambahan tersebut masih jauh kurang. Namun setidaknya, jumlah desa yang kekurangan Siltap berkurang,” ujar Iwan.
Dikatakan Iwan, dengan anggaran tambahan Rp 5 miliar yang diberikan nanti. Setidaknya pihak desa harus dapat memaksimalkan terlebih dahulu pemberian Siltap pada perangkat desa yang memang selama ini tidak ter-anggarkan dengan baik.
“Memang sudah pasti kurang, akan tetapi saya mengingatkan, agar pihak desa nantinya dapat mengelola anggaran tambahan sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai anggaran yang diberikan disalahgunakan ataupun digunakan tidak sesuai petunjuk,” terang Iwan.
Iwan juga menegaskan, anggaran tambahan itu benar-benar digunakan untuk pemberian gaji perangkat yang ada SK. Baik itu sekdes, kaur, kadus, dan lainnya. Sehingga diterangkannya juga, jangan sampai anggaran tambahan itu diberikan untuk orang-orang yang tidak ada SK ataupun bukan perangkat desa.
“Sebenarnya tidak ada alasan lagi kades mengeluarkan anggaran untuk orang yang bukan perangkat desa. Jadi saya ingatkan, agar anggaran tambahan ini bisa dimaksimalkan untuk kebutuhan perangkat desa yang ada,” tandasnya.(aa)