Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat di tengah masyarakat Desa Air Rusa, Kecamatan Sindang Dataran. Puluhan warga dengan penuh antusias turun langsung membersihkan area pembangunan Jembatan Perintis Garuda, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi harapan masyarakat.
Kegiatan gotong royong tersebut menjadi langkah awal dimulainya pembangunan jembatan melalui Program Jembatan Merah Putih Tahap V dan VI yang digagas oleh Kodim 0409/Rejang Lebong. Kehadiran jembatan baru ini disambut penuh optimisme oleh warga, mengingat jembatan lama yang dibangun sejak tahun 1986 kini sudah tidak lagi mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Di bawah terik matahari, warga tampak bahu-membahu membersihkan lokasi pembangunan. Pemandangan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan TNI, tetapi juga lahir dari kepedulian serta partisipasi masyarakat yang ingin melihat daerahnya maju.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengapresiasi tingginya semangat warga yang turut terlibat dalam mendukung proses pembangunan jembatan tersebut.
“Semangat gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” ujar Dandim.
Menurutnya, Jembatan Perintis Garuda nantinya akan menjadi urat nadi penghubung antara Desa Air Rusa dan Desa Air Nau. Keberadaan jembatan ini diyakini mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, mulai dari memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan akses pendidikan bagi pelajar, hingga mendukung berbagai kebutuhan pelayanan sosial dan ekonomi lainnya.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, jembatan ini menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat pedesaan yang selama puluhan tahun mengandalkan jalur penghubung yang kondisinya semakin menua.
“Pembangunan jembatan ini diperkirakan akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 175 Kepala Keluarga (KK) atau 502 jiwa yang selama ini menggunakan jalur tersebut dalam aktivitas sehari-hari,” tambah Dandim.
Dengan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat yang terus mengalir, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat berjalan sesuai rencana hingga tuntas. Ketika rampung nanti, jembatan ini bukan hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penggerak roda perekonomian serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Sindang Dataran.






