Lengkapi Berkas, Bantuan Hibah BNPB Rp 29,9 Milyar Direalisasikan Bulan September

“Hibah BNPB Rp 29,9 M Direalisasikan Bulan September”


KEPAHIANGNEWS.COM – Bantuan hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 29,9 miliar untuk BPBD Kepahiang. Kabarnya akan direalisasikan dan diserahkan pada bulan September 2023 mendatang. Ini setelah pihak BPBD Kepahiang melengkapi dan menyerahkan berkas persyaratan usulan hibah kepada BNPB.
Plt Kepala BPBD Kepahiang Hendra ST mengatakan, jika nantinya hibah tersebut sudah direalisasikan. BPBD Kepahiang mewacanakan sejumlah pembangunan berupa pelapis tebing, pelat deker dan jembatan yang ada di beberapa kecamatan, seperti di Kecamatan Kepahiang, Kecamatan Seberang Musi dan Kecamatan Bermani Ilir
“Saat ini tinggal menunggu saja realisasi bantuan hibah itu sampai ke kita. Dimana jika tidak ada hambatan, anggaran bantuan tersebut akan direalisasikan pada bulan September. Dan sesuai dengan yang diwacanakan, ada beberapa pembangunan yang akan langsung kita kerjakan setelah anggaran hibahnya sampai,” ujar Hendra.
Dijelaskan Hendra, anggaran hibah Rp 29,9 miliar tersebut lebih tepatnya akan digunakan untuk pembangunan di 6 titik di Kabupaten Kepahiang. Untuk sebarannya sendiri, yakni di Kecamatan Kepahiang ada 4 titik berupa pembangunan pelapis tebing. Lokasinya, Desa Karang Endah, Desa Taba Tebelet, Desa Pelangkian dan di wilayah Sidodadi. Sementara pada Kecamatan Seberang Musi, Desa Benuang Galing itu berupa pembangunan plat deker. Serta yang terakhir di Kecamatan Bermani Ilir berupa pembangunan jembatan di Desa Keban Agung.
“Berdasarkan usulan dan proposal yang kita serahkan, pembangunan tersebut yang akan dilakukan nanti. Mudah-mudahan pada tahun 2023 ini, pembangunan pada 6 titik tersebut bisa direalisasikan semua,” terangnya.
Sementara itu dikatakan Hendra, untuk beberapa pembangunan lainnya yang juga diusulkan pasca rusak diterpa bencana. Nanti akan diusulkan kembali pada tahun 2024 mendatang. Karena dengan anggaran Rp 29,9 miliar, tidak mungkin bisa mengcover sejumlah kerusakan akibat bencana di Kabupaten Kepahiang beberapa tahun terakhir.
“Ada beberala lokasi lagi yang memang sempat diusulkan pembangunan atau perbaikannya menggunakan anggaran hibah. Namun untuk saat ini, hanya 6 titik saja yang bisa di akomodir pada tahun 2023 ini. Sehingga kita harapkan, agar masyarakat setempat dapat bersabar untuk perbaikan pada lokasi lainnya. Yang jelas kita targetkan, semua kerusakan akibat bencana di Kepahiang, semuanya dapat diperbaiki melalui usulan bantuan yang kita sampaikan kepada BNPB,” tandasnya. (aa)

READ  Kunjungan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi Di Kabupaten Kepahiang Disambut Baik Bupati Kepahiang