KepahiangNews.com-Rejang Lebong – Harapan masyarakat Desa Tabarena, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses penghubung yang lebih baik kini mulai menemukan titik terang. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda terus berjalan dengan progres mencapai 11 persen.
Meski masih berada pada tahap awal, pembangunan jembatan ini menjadi langkah penting bagi masyarakat yang membutuhkan akses memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama dalam mendukung mobilitas warga dan kegiatan pertanian.
Di lokasi pembangunan, personel Kodim 0409/Rejang Lebong bersama masyarakat terlihat bahu-membahu mengerjakan jembatan. Semangat gotong royong mewarnai proses pembangunan, memperlihatkan bahwa harapan menghadirkan infrastruktur yang lebih baik dapat diwujudkan melalui kebersamaan.
Bagi masyarakat, jembatan bukan sekadar bangunan beton yang menghubungkan satu titik dengan titik lainnya. Lebih dari itu, keberadaannya diharapkan mampu mempermudah perjalanan, memperlancar aktivitas ekonomi, serta membantu petani membawa hasil pertanian mereka.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebut merupakan bagian dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr. Opsla, menyampaikan bahwa “pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadirkan akses yang lebih baik dan bermanfaat bagi kehidupan warga”.
Sinergi antara personel TNI dan masyarakat, menurutnya, menjadi bagian penting agar pembangunan dapat berjalan dengan baik hingga selesai dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.
Jembatan beton yang dibangun memiliki panjang 12 meter dan lebar 3 meter. Setelah rampung, jembatan ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan sekitar 230 kepala keluarga atau kurang lebih 456 jiwa.
Jumlah tersebut menjadi gambaran betapa pentingnya keberadaan jembatan bagi masyarakat setempat. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah warga menjalankan berbagai kegiatan, mulai dari bekerja, mengangkut hasil pertanian, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Progres pembangunan yang kini mencapai 11 persen memang masih menyisakan tahapan pekerjaan. Namun, bagi masyarakat Desa Tabarena, dimulainya pembangunan ini menjadi awal dari harapan untuk menikmati akses penghubung yang lebih layak.
Dengan semangat gotong royong antara TNI dan warga, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan terus berjalan hingga tuntas. Sebab, ketika akses semakin mudah dijangkau, aktivitas masyarakat pun diharapkan semakin lancar dan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan semakin terbuka.






