Dulu Terbatas, Kini Dibuka: Jembatan Perintis Garuda Mulai Bangkitkan Harapan Warga

Reporter: Chandra | Editor: Chandra

Jembatan Perintis Garuda di Bangun Desa Air Meles Bawah Di Kerjakan

Dulu Terbatas, Kini Dibuka: Jembatan Perintis Garuda Mulai Bangkitkan Harapan Warga

KepahiangNews.com-Rejang Lebong – Harapan baru mulai tumbuh di tengah masyarakat Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong. Jembatan Perintis Garuda yang selama ini dinantikan warga kini mulai dikerjakan dan telah mencapai progres sekitar 12 persen, Kamis (8/10/2026).

Pembangunan jembatan ini bukan sekadar membangun beton dan infrastruktur. Di baliknya, ada harapan masyarakat untuk memiliki akses yang lebih mudah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama bagi warga yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian.

Menariknya, proses pembangunan dilakukan dengan semangat gotong royong. Warga setempat ikut turun tangan membantu pengerjaan, sementara personel Kodim 0409/Rejang Lebong turut hadir bersama masyarakat.

IMG 20261008 WA0009

Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan bukan hanya soal pemerintah dan proyek, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat ikut mengambil bagian dalam menghadirkan fasilitas yang nantinya akan digunakan bersama.

Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang digagas di wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong.

Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk masyarakat.

Menurutnya, semangat gotong royong dan sinergi seluruh pihak menjadi bagian penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pembangunan ini dilakukan secara bertahap dan tentunya membutuhkan dukungan semua pihak. Dengan sinergi dan gotong royong, kita berharap jembatan ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Letkol Inf Agung.

Jembatan yang dibangun memiliki panjang 12 meter dengan lebar 3 meter. Kehadirannya diproyeksikan menjadi akses penting bagi sekitar 776 kepala keluarga atau kurang lebih 2.900 jiwa.

Tak hanya sebagai penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, khususnya aktivitas pertanian yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat.

READ  Kodim 0409 Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepahiang, Pembangunan Sumur Bor Capai 75 Persen

Bagi warga Air Meles Bawah, angka progres 12 persen mungkin baru sebuah permulaan. Namun, di balik setiap bagian jembatan yang mulai terbangun, tersimpan harapan agar akses yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat segera berubah menjadi kenyataan.

Sebab ketika jembatan ini nantinya berdiri kokoh, yang terhubung bukan hanya dua sisi wilayah. Lebih dari itu, akses ekonomi, aktivitas warga dan harapan masyarakat untuk kehidupan yang lebih mudah juga ikut terbuka.