Kepahiangnews.com, Rejang Lebong – Harapan ratusan warga Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses penyeberangan yang aman dan layak semakin mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang digagas Kodim 0409/Rejang Lebong kini terus menunjukkan progres positif.
Memasuki awal Juli 2026, pekerjaan di lapangan telah memasuki tahapan penting, yakni pengelasan rangka jembatan. Proses ini menjadi salah satu pekerjaan utama dalam pembentukan konstruksi jembatan sebelum dilanjutkan ke tahap pemasangan dan penyempurnaan lainnya.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas dan aspek keselamatan konstruksi. Setiap sambungan rangka dikerjakan secara teliti agar jembatan memiliki daya tahan yang kuat dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Kami tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga memastikan setiap proses dikerjakan dengan standar kualitas terbaik agar jembatan ini benar-benar aman, kokoh, dan bisa dimanfaatkan masyarakat selama bertahun-tahun,” ujar Dandim.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya terkait akses transportasi yang selama ini menjadi kendala warga.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya diproyeksikan akan memberikan manfaat langsung bagi 341 kepala keluarga atau sekitar 621 jiwa di Desa Lubuk Bingin Baru. Selain menghubungkan wilayah yang sebelumnya terpisah, jembatan ini juga akan mempermudah warga menuju lahan pertanian, mempercepat distribusi hasil panen, hingga memperlancar aktivitas pendidikan dan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap pembangunan ini selesai sesuai target sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya. Ketika akses sudah terbuka dengan baik, aktivitas warga akan menjadi lebih aman, lebih cepat, dan pada akhirnya mampu mendorong peningkatan perekonomian desa,” tambah Dandim.
Semangat gotong royong yang terbangun antara personel TNI dan masyarakat juga menjadi kekuatan tersendiri dalam proses pembangunan. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diharapkan bukan sekadar menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan komitmen TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah.
Dengan progres yang terus bergerak maju, masyarakat kini semakin optimistis impian memiliki jembatan yang aman, kokoh, dan representatif akan segera terwujud, membuka akses baru sekaligus membawa harapan baru bagi masa depan Desa Lubuk Bingin Baru.






