Jembatan Gantung Garuda Capai 71 Persen, Harapan Baru Warga Lubuk Bingin Baru Kian Dekat Jadi Nyata

Reporter: candra | Editor: candra

Jembatan Gantung Garuda Capaian 71 Persen

Jembatan Gantung Garuda Capai 71 Persen, Harapan Baru Warga Lubuk Bingin Baru Kian Dekat Jadi Nyata

 

Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Harapan panjang masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses penghubung yang aman dan layak kini semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang selama ini dinanti terus menunjukkan progres menggembirakan dan hingga Selasa (2/6/2026) telah mencapai 71 persen.

Di balik dentingan alat kerja dan aktivitas personel di lapangan, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Bagi warga, khususnya para petani, kehadiran jembatan menjadi jawaban atas kesulitan akses yang selama ini membayangi aktivitas sehari-hari, terutama saat membawa hasil perkebunan maupun melintasi jalur yang berisiko.

Program pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari percepatan pemerataan pembangunan yang digagas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dilaksanakan di wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong.

Screenshot 20260602 123844

Saat ini, proses pembangunan memasuki tahapan penting. Personel gabungan di lapangan tengah fokus menyelesaikan pengecoran angkur pilon jembatan, yakni bagian vital yang menjadi penopang utama kekuatan konstruksi sebelum pekerjaan memasuki tahap lanjutan.

Tahapan tersebut menjadi krusial karena menentukan keamanan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang. Dengan konstruksi yang kuat, jembatan diharapkan mampu menjadi akses penghubung yang aman bagi masyarakat selama bertahun-tahun.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla mengaku optimistis proses pembangunan dapat berjalan sesuai target. Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat yang terus menunjukkan semangat gotong royong bersama personel TNI selama pembangunan berlangsung.

Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun desa.

Jika rampung nanti, Jembatan Gantung Garuda diproyeksikan memberikan manfaat besar bagi sekitar 341 Kepala Keluarga atau 621 jiwa di wilayah tersebut. Bukan hanya mempermudah mobilitas warga, kehadiran jembatan juga diyakini akan mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat.

READ  Belum Tersentuh Perbaikan Dari Pemerintah, Jalan Kabupaten Diperbaiki Masyarakat Secara Gotong Royong

Bagi warga Lubuk Bingin Baru, jembatan ini lebih dari sekadar penghubung antarwilayah. Ia menjadi simbol harapan baru-penghubung menuju akses ekonomi yang lebih baik, mobilitas yang lebih aman, serta masa depan desa yang lebih terbuka.

Dengan progres pembangunan yang terus bergerak positif, optimisme masyarakat pun ikut tumbuh. Mereka berharap, dalam waktu tidak lama lagi, Jembatan Gantung Garuda benar-benar berdiri kokoh dan menjadi jawaban atas kebutuhan yang selama ini mereka nantikan.