Sepekan Tak Ada Kabar, Pria Paruh Baya Membusuk Di Dalam Pondok Kebun

Reporter: candra | Editor: candra

Penemuan Mayat Di Pondok Kebun

Sepekan Tak Ada Kabar, Pria Paruh Baya Membusuk Di Dalam Pondok Kebun

Kepahiangnews.com-Kepahiang – Kabupaten Kepahiang kembali di kejutkan! Pada hari Jumat pagi (27/2/2026), warga Desa Pematang Donok terkejut luar biasa saat menemukan sesosok mayat pria paruh baya yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam pondok kebun yang terletak jauh di tengah lahan pertanian!

IDENTITAS KORBAN TERUNGKAP: ZUL AMRI (60) – HAMPIR SEPEKAN HILANG DARI RUMAH!

Korban yang akhirnya diidentifikasi sebagai Zul Amri (60 tahun) telah hampir satu pekan tidak terlihat pulang ke rumahnya, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi yang sangat menyayat hati oleh tetangga kebun yang merasa curiga dengan keadaan pondok yang selalu terkunci rapat!

KISAH PENEMUAN YANG MENEGANGKAN – LALAT HIJAU BERKERUMUNAN SEKELILING PONDOK!

Kepala Desa Pematang Donok, Pendi, mengungkapkan bahwa informasi awal tentang kondisi mencurigakan pondok pertama kali diterima oleh anak almarhum dari tetangga kebun.

“Anak almarhum langsung mendapatkan kabar dari tetangga yang menjaga kebun sekitarnya. Mereka bilang, pondok Pak Zul selalu terkunci erat dan belakangan ini banyak sekali lalat hijau yang berkeliaran dan mengelilingi seluruh bagian pondok. Itu yang membuat mereka merasa ada yang tidak beres!” ujar Pendi dengan nada yang penuh kesedihan.

Dari hasil pantauan dan informasi yang dikumpulkan dari berbagai pihak, diperkirakan almarhum telah meninggal dunia sekitar lima hari sebelum akhirnya ditemukan, yang menyebabkan kondisi jenazahnya sudah mengalami pembusukan yang cukup parah!

RUMAH DUKA BERDESAKAN – KERABAT DAN WARGA MELUMPUR DATANG BERBELASUNGKAWA!

Ketika tim kepahiangnews datang ke lokasi rumah almarhum, suasana duka mendalam benar-benar menyelimuti setiap sudut ruangan. Ribuan kerabat dekat, keluarga jauh, hingga warga sekitar yang merasa kehilangan telah berkumpul untuk memberikan dukungan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Hingga berita ini kami terbitkan, jenazah almarhum masih berada di rumah bersama keluarga untuk menjalani prosesi pemersatu sebelum dimakamkan.

READ  BUPATI KEPAHIANG LUNCURKAN 14 ARMADA PENGANGKUT SAMPAH UNTUK WUJUDKAN “KEPAHIANG BERSIH”

KEPUTUSAN PIHAK KELUARGA – MENOLAK DILAKUKAN OTOPSI!

Dalam perkembangan terbaru, Pendi mengungkapkan bahwa pihak keluarga telah mengambil keputusan yang sulit untuk menolak proses otopsi terhadap jenazah almarhum.

“Ya, keluarga telah dengan tegas menyatakan penolakan terhadap rencana otopsi. Mereka merasa bahwa sudah cukup dengan kondisi yang ada dan ingin segera menjalankan proses pemakaman sesuai dengan adat dan agama yang dianut,” jelasnya.

RIWAYAT PENYAKIT TERUNGKAP – ALMARHUM PERNAH RAWAT INAP KARENA SESAK NAPAS!

Berdasarkan informasi dari keluarga, diketahui bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit sesak napas yang cukup kronis. Bahkan sebelumnya pernah menjalani perawatan intensif di RSUD Kepahiang. Namun, yang mengejutkan, saat almarhum berangkat ke kebun beberapa hari yang lalu, kondisinya dikatakan dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun!

“Menurut keluarga, saat berangkat ke kebun, Pak Zul terlihat dalam kondisi baik dan bahkan sempat bercanda dengan anaknya. Tidak ada tanda-tanda bahwa akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” tambah Pendi.