KEPAHIANGNEWS.COM-KEPAHIANG – Mendapati laporan terkait adanya masyarakat Kabupaten Kepahiang mengalami Desabilitas mental saat Ramadhan menjelang hari raya idul fitri 1445 hijriah lalu. Dinas Sosial selaku pihak yang selalu bergerak cepat dalam melakukan pendampingan setiap mendapatkan laporan terkait adanya permasalahan yang berkaitan dengan tugas pokok Dinas Sosial. Dihari pertama kerja usai cuti bersama hari raya idul fitri, pihak Dinsos menindak lanjuti laporan masyarakat dengan mengunjungi langsung lokasi warga yang mengalami desabilitas mental di pasar Kepahiang.

Dinsos Kepahiang hadir, tindaklanjuti laporan warga terkait desabilitas mental dan pantau bayi terlantar.
Usai menindak lanjuti warga yang mengalami desabilitas mental, Dinas Sosial juga mendapatkan laporan anak dari ibu yang mengalami depresi tersebut, tidak bersekolah padahal umur dari anak tersebut sudah cukup dan seharusnya sudah masuk sekolah kelas 1 Sekolah Dasar (SD). Mendapatkan laporan terkait anak dari warga Pasar Kepahiang yang ibunya depresi, Dinsos akan membantu menyekolahkan anak tersebut ditahun ajaran baru.
“Kita sebelum hari raya Idul Fitri mendapatkan laporan warga Pasar Kepahiang mengalami Depresi (Desabilitas Mental). Namun dengan keadaan yang tidak memungkinkan karena menjelang libur hari raya idul fitri, laporan belum ditindak lanjuti. Untuk hari ini, hari pertama masuk kerja usai cuti bersama, kita langsung melakukan asesmen ke warga tersebut dan mendapati laporan anaknya tidak sekolah padahal sudah cukup umur, dan akan kita bantu untuk sekolah”, terang Kadis Sosial Kepahiang Helmi Johan, M.Pd.
Setalah melakukan kunjungan ke warga Pasar Kepahiang yang depresi, Dinsos Kepahiang langsung melakukan pemantauan bayi terlantar yang di buang oleh orang tuanya di Kelurahan Padang Lekat Kepahiang yang membuat heboh warga setempat, dan diketahui saat ini bayi dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten kepahiang, serambi akan diserahkan ke orang tua yang akan mengadopsinya.
“Usai melakukan asesmen ke warga pasar Kepahiang yang mengalami depresi. Saya bersama team, melakukan kunjungan ke bayi terlantar yang saat ini dirawat di RSUD Kepahiang. Karena bayi tersebut akan diadopsi salah satu keluarga yang ada di Kabupaten Kepahiang”, terangnya lagi.
Pemantauan bayi terlantar yang di lakukan pihak Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang, diketahui bayi tersebut telah menemukan orang tua yang hendak mengadopsinya dan telah dilakukan serah terima secara langsung bayi tersebut di RSUD Kabupaten Kepahiang. (aa)








