
Nenek penjual ayaman warga Desa Pekalongan Diperjuangkan Pemdes miliki tempat tinggal.
KEPAHIANGNEWS.COM-KEPAHIANG – Hidup dengan serba kekurangan dan bertempat tinggal, yang bisa dikatakan tidak layak huni diatas tanah milik orang lain dengan gubuk bambu berdiri seadanya. Keluarga pasangan lansia Pak Dahlan dan ibu Hanifah beserta tiga cucunya, yang diketahui warga Desa Pekalongan Kecamatan Ujan Mas Kepahiang.
Pasangan nenek miskin tersebut, sudah lama memimpikan untuk mempunyai pekarangan tanah yang bisa didirikan rumah seadanya untuk mereka tinggal, agar tidak menumpang ditempat orang terus.
![]() |
| Tanda pembayaran tanah dari Pak Joko si darmawan bantu Desa Pekalongan. |
Dengan kondisi dan impian pasutri tersebut, alhamdulillah Pemerintah Desa Pekalongan melalui Kepala Desanya. Memperjuangkan impian pasutri tersebut untuk memiliki tanah pekaraangan dan selanjutnya pihak desa akan memperjuangkan rumah seadanya dengan diatas tanah yang sudah ada saat ini.
Untuk mewujudkan impian dari pasangan lansia tersebut, Ibu Kades Pekalongan bertemu dengan Seorang darmawan yaitu Pak Joko Warga Kecamatan Merigi Kepahiang, yang bersedia menyisihkan sedikit hartanya dengan mewakapkan tanahnya sepanjang 400 meter untuk dibangun gedung Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).
Serta 200 meter untuk membantu pak Dahlan yang belum mempunyai pekarangan tempat tinggal. Akan tetapi lokasi yang diperuntukan untuk Pak Dahlan, desa harus membeli dengan seharga Rp 10 juta rupiah. Dengan hal tersebut, saat dihubungi awak media Pak Joko membenarkan hal tersebut.
“Benar saya mewakapkan tanah sepanjang 400 meter untuk MDTA, dan 200 meter untuk dilakukan bedah rumah, kemungkinan untuk Pak Dahlan yang pernah diceritakan Buk Kades ke saya”, ungkap Pak Dahlan.
Agar tidak terjadi permasalahan nantinya, lanjut Pak Joko, dirinya bersama Kades Pekalongan telah menandatangani surat serah terima kepemilikan tanah yang diwakapkan dan tanah yang dibeli oleh Kades sebesar Rp 10 juta rupiah tersebut. Untuk saat ini tanah sudah saya serahkan ke Ibu Kades. Semoga apa yang saya wakapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat Desa Pekalongan”, tutup Pak Joko. (aa)







