“Terima kunjungan monev Kepala BPJN Bengkulu terkait pembangunan Program IJD. PUPR Kabupaten Kepahiang mendapat lampu hijau terkait bantuan pembangunan”.
KEPAHIANGNEWS.COM – Walaupun sudah dipastikan tahun depan tidak
ada pembangunan fisik melalui ABPD. Nampaknya pembangunan fisik di Kabupaten
Kepahiang, tetap akan berjalan pada tahun 2024 mendatang.
Bagaimana tidak,
dikabarkan Dinas PUPR Kepahiang mendapat lampu hijau dari pihak Balai
Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, terkait pengusulan bantuan
pembangunan jalan dan jembatan yang ada di Kabupaten Kepahiang. Ini setelah
kunjungan monev Kepala BPJN Bengkulu yang turun langsung ke Kepahiang untuk
melihat pembangunan tahap awal jalan Ringroad, pada Selasa (18/10) kemarin.
Kepala Dinas PUPR Kepahiang Teddy Adeba ST ME mengatakan,
pada momen kunjungannya ke Kabupaten Kepahiang. Kepala BPJN Aryatno Sihombing
ST MEng sempat menyatakan dan memberikan lampu hijau, agar PUPR Kepahiang bisa
mengusulkan sejumlah pembangunan jalan dan jembatan untuk tahun 2024 mendatang.
Terlepas itu masuk program IJD maupun program bantuan pembangunan lainnya,
pihak PUPR yang jelasnya diminta mempersiapkan proposal pengusulannya.
“Alhamdulillah, saat kunjungannya ke Kepahiang kemarin,
beliau (Kepala BPJN, red) menyampaikan, agar kita bisa mengusulkan sejumlah
pembangunan lainnya di Kepahiang ini kepada pihaknya. Untuk itu bisa dikatakan,
kita mendapat lampu hijau dari pihak BPJN Bengkulu,” ujar Teddy.
Dijelaskan Teddy, terkait hal itu pihaknya juga akan
memaksimalkan dan mempersiapkan usulan pembangunan di Kabupaten Kepahiang pada
tahun 2024 nanti. Dimana dijelaskannya juga, alasan kenapa Kepahiang mendapat
lampu hijau dari pihak BPJN untuk pembangunan tahun 2024. Dikarenakan saat ini
Kabupaten Kepahiang sudah mendapatkan bantuan melalui BPJN, yakni program IJD.
“Mudah-mudahan usulan yang akan kita usulkan di tahun
depan nanti visa diakomodir oleh pihak BPJN. Baik itu pembangunan fisik melalui
IJD tahap selanjutnya, maupun bantuan lainnya. Terlebih lagi kita juga akan
fokuskan, usulan 2 paket jalan lainnya yang dimasukkan pada program IJD
kemarin, untuk dilanjutkan pembangunannya,” terang Teddy.
Sementara itu untuk pembangunan Jalan Ringroad yang tengah
dibangun melalui program IJD saat ini. Tahun ini hanya akan di bangun setengah
nya saja, yakni sepanjang 3 km. Sedangkan sisa 3 km nya lagi, itu akan
dilanjutkan pada tahun 2024 mendatang. Termasuk dengan pembangunan jembatannya
nanti yang akan diusulkan pada tahun 2024.
“Kalau
untuk pengerjaan jalan Ringroad saat ini sudah dimulai, namun dengan
keterbatasan anggaran dan waktu yang ada. Jalan Ringroad akan dibangun
setengahnya dulu, sisanya akan dilanjutkan tahun depan,” pungkasnya.(aa)






