Aniaya Istri Dengan Parang, Petani Asal Daspetah Kepahiang Ahiri Hidup Dengan Gorok Leher

“coba lakukan pembunuhan terhadap istri, suami gorok leher sendiri”



KEPAHIANGNEWS.COM – Kamis Dini hari (03/08/23) pukul 05:30 WIB, warga Desa Daspetah Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang, digemparkan dengan adanya kejadian salah satu warganya meninggal dunia akibat bunuh diri. Dikarenakan dirinya (pelaku) melakukan percobaan pembunuhan terhadap istrinya A-S (40), dengan cara melukai dengan mengunakan parang. 
Adapun korban bunuh diri berinisial Y-S (45) tani, asli warga Desa Daspetah. Diketahui dari kedua saksi yaitu Sahyar (45) Kades dan dibenarkan oleh Bani Amin (65) warga. Bahwa kejadian berawal dari adanya cekcok antara kedua pasutri, dengan berahir mengenaskan.
Sahyar selaku saksi dan sekaligus Kepala Desa Daspetah mengungkapkan. Kejadian terjadi saat dini hari sekitar pukul 5:30 WIB. Saat dirinya sedang tidur dan dibangunkan oleh sang istri, prihal adanya kejadian mengenaskan yang terjadi antara pasutri Y-S dan A-S, yang ditinggal di dusun 5 Desa Daspetah.
Ia juga mengatakan, untuk permasalahan diantara pasutri tersebut, sehingga terjadi tragedi pertumpahan darah. Ia mengungkapkan tidak mengetahui permasalahan pastinya.
Untuk keseharian dari pasutri tersebut, Sahyar menjelaskan, keluarga dari Y-S dan A-S tersebut, agak tertutup dan pendiam. Keduannya hanya pokus dengan kerjannya sebagai penyadap gula aren. 
“Untuk permasalahn kami dak tau, saya selaku kades tau setelah kejadian. Setau saya keluarga pasutri tersebut, agak tertutup. Orangnya taat ibadah dan pukus dengan kegiatannya sebagai petani penyadap gula aren”, ungkap Sahyar Kades Daspetah.
Lanjutnya juga ia menjelaskan, saat kejadian istri korban sekaligus pelaku dibawa ke RSUD Kepahiang. Untuk sang suami setelah melakukan percobaan pembunuhan terhadap istrinya, ia mengorok lehernya sediri mengunakan pisau dan berahir meninggal dunia di lokasi kejadian (Rumahnya).
Untuk saat ini istri tengah dalam perawatan di RSUD Kepahiang, Sedangkan jenazah pelaku setelah di bawa ke RSUD Rejang Lebong. Sudah di bawa kemabli ke kediamannya untuk dilakukan pemakaman di TPU keluarga pelaku.(aa)