KEPAHIANGNEWS.COM – Jika tidak ada halangan sebanyak 49 orang, calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Kepahiang, akan dijadwalkan pelepasan pada 9 Juni nanti dan akan bertolak melalui embarkasi Padang Sumatera Barat (Sumbar). Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Kepahiang H. Lukman, S.Ag, MH, melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Zulfakar Alamsyah, S.Ag ini berdasarkan konfirmasi yang pihaknya terima dari Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah (ditjen PHU) Kementerian Agama RI serta hasil rapat bersama Pemerintah Kabupaten Kepahiang pada Kamis (02/06/2022). diruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kepahiang.
“Ya, sesuai dengan jadwa yang telah direncanakan 49 CJH asal Kepahiang, akan berangkat pada 9 Juni mendatang, pelepasan CJH akan dilaksanakan di Masjid Agung Baitul Hikmah Kamis pagi dan dan pukul 14:00 Wib sudah sampai di Bengkulu dan akan bertolak ke Padang Sumatra Barat,” ujarnya.
Saat ditanya, dari 49 CJH apakah ada kendala bagi calon jamaah haji yang akan berangkatnanyi.? Jelasnya, sejauh ini dalam persiapan menuju keberangkatan 49 CJH tidak ada kendala yang signifikan dan masih berjalan dengan lancar. “Hampir semua CJH yang diberangkatkan pekan depan, tidak ada yang menarik pelunasan yang sudah dibayarkan sejak 2020 lalu,” sampainya.
Sementara itu, lebih lanjut disampaikannya, sehari sebelum keberangkatan seluruh Calon Jamaah Haji (CJH) diwajibkan melakukan PCR karena tes PCR ini merupakan sarat wajib yang diminta oleh Pemerintah Abar Saudi. “Maka dari itu kami minta seluruh CJH kepahiang mengikuti tes PCR tersebut yang nantinya akan dipasilitasi oleh Dinkes Kabupaten Kepahiang, tanpa pemungutan biaya karena ditangung oleh Kemenkes RI.”ujarnya.
Dalam kesempatan ini kami jika menghimbau kepada CJH Kepahiang, sebelum keberangkatan yang hanya tinggal menghitung, pihaknya hanya menyarankan 49 CJH kepahiang untuk dapat menjaga kesehatan dan kebugaran fisik agar dalam pelaksanaan haji tahun ini tidak menimbulkan kendala baik selama persiapan pelaksanaan dan kembali pulang ke tanah air, menjadi haji yang mabrur.(aa)







