KEPAHIANGNEWS.COM – Berdasarkan data terbaru dari Kabid Perternakan Kabupaten Kepahiang, saat ini terdapat 82 ekor sapi dilakukan isosali karena kontak langsung dengan sapi yang dinyatakan positif terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini sidampaikan Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Kepahiang, Hernawan, S.P melalui Kabid Peternakan Kepahiang, Razikin, S.PI saat ditemui ruang kerjanya.
“Ya, sebenarnya dari 82 ekor sapi yang didata oleh pikah kami semuanya tidak dinyatakan positif terjangkit virus PMK seperit contoh dalam satu kandang itu ada 5 ekor namun yang terkena PMK 1 ekor yang 4 ekor ini juga ikut isolasi, juga dilakukan penyutikan antibiotik dan pemberiang pitamin. karena bersentuhan seperti itu,” ujarnya.
Lanjutnya, untuk penanganan sapi yang terjangkit PMK tersebut kami dari Dinas peternakan Kepahiang, terus memantau perkembangan sapi peternak dengan memberikan antibiotik dan pitamin. Selain itu, juga memberikan himbauan kepada peternak agar rutin membersihkan kandang dengan rutin melakukan penyemprotan desinfektan. “Alhamdulillah, tanpa dokter spesialis hewan saat ini terdapat 2 ekor sapi dinyatakan sudah sembuh dari penyakit PMK .(aa)







