KEPAHIANGNEWS.COM-KEPAHIANG – Gelapnya jalan poros di malam hari yang selama ini dikeluhkan warga, perlahan mulai mendapat jawaban.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepahiang kini mulai mematangkan perencanaan program penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk mendukung program prioritas Bupati, Kepahiang Terang.
Langkah ini bukan sekadar soal lampu, tapi soal rasa aman. Tentang petani yang pulang larut dari kebun, anak sekolah yang mengaji hingga magrib, hingga ibu-ibu yang melintas di jalan sepi. Pemerataan penerangan menjadi kebutuhan mendesak, terutama di wilayah yang masih minim cahaya dan rawan gangguan keamanan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepahiang, Devison, mengungkapkan pihaknya memilih untuk berhati-hati. Pada tahun 2026 ini, Dishub fokus penuh mematangkan dokumen perencanaan teknis terlebih dahulu.
Menurutnya, jika fisik dipaksakan di APBD Perubahan 2026, hasilnya tidak akan maksimal karena keterbatasan waktu.
“Tahun 2026 ini kita fokuskan ke dokumen perencanaannya saja dulu. Kita khawatir kalau dipaksakan fisik di APBD Perubahan, hasilnya tidak maksimal karena waktunya sangat singkat,” ujar Devison, Kamis 13 Agustus 2026.
Devison menegaskan, eksekusi fisik penambahan titik PJU baru akan direalisasikan penuh pada tahun anggaran 2027 mendatang. Dua kecamatan yang menjadi sasaran utama adalah Kecamatan Ujan Mas dan Kecamatan Merigi.
“Insya Allah di 2027, jika alokasi anggarannya disetujui, pengerjaan fisiknya berjalan. Sebab ini juga menjadi salah satu program prioritas Bapak Bupati untuk mewujudkan Kepahiang Terang. Rencananya dialokasikan untuk dua kecamatan,” lanjutnya.
Untuk mewujudkan ratusan titik cahaya baru itu, Dishub Kepahiang memproyeksikan kebutuhan anggaran sekitar Rp 3 miliar. Jumlah pastinya masih menunggu finalisasi dokumen perencanaan, namun berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, anggaran tersebut diyakini mampu mengakomodir lebih dari 250 titik PJU baru.
“Sembari menunggu dokumen perencanaan rampung, perkiraan anggaran sementara sekitar Rp 3 miliar. Kalau titik pastinya belum bisa dipastikan, rencananya di Kecamatan Ujan Mas dan Merigi, tapi belajar dari tahun-tahun sebelumnya, anggaran sebesar itu bisa mengakomodasi di atas 250 titik PJU,” jelas Devison.
Nantinya, ratusan titik PJU tersebut akan diprioritaskan di jalan-jalan poros dan jalur utama yang menjadi nadi aktivitas warga sehari-hari.
Dengan Kepahiang Terang, harapan itu sederhana: jalan yang terang, warga yang pulang dengan tenang, dan Kepahiang yang makin aman di malam hari.






