Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Ajai Siang dengan Desa Tik Sirong, Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong. Hingga awal Juli 2026, progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif dengan memasuki tahapan penting, yakni pengecoran pondasi abutment (ABT) serta pemasangan bekisting atau mal pondasi sebagai penyangga utama konstruksi jembatan.
Di tengah medan yang cukup menantang, personel Kodim 0409/Rejang Lebong bersama warga bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Suasana gotong royong yang terjalin menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal membangun fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Tahap pengecoran pondasi menjadi salah satu pekerjaan paling krusial karena akan menjadi fondasi utama yang menentukan kekuatan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, seluruh proses dikerjakan secara teliti agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan aman digunakan masyarakat.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa Program Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan akses transportasi yang layak.
“Kami tidak hanya membangun jembatan, tetapi juga membangun harapan masyarakat. Program Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud komitmen TNI AD untuk hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi kehidupan masyarakat. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas agar jembatan ini kokoh, aman, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Dandim.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut nantinya akan membuka akses yang lebih cepat dan aman bagi masyarakat Desa Ajai Siang maupun Desa Tik Sirong. Mobilitas warga menuju lahan pertanian, sekolah, fasilitas kesehatan hingga pusat aktivitas ekonomi akan menjadi jauh lebih mudah.
“Kami berharap sinergi yang sudah terjalin baik antara prajurit TNI dan masyarakat terus dipertahankan hingga pembangunan selesai. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis Jembatan Perintis Garuda ini dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Topos,” tutup Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada.






