Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Kabar gembira dan rasa syukur mendalam kini menggema di tengah masyarakat Kelurahan Dwi Tunggal, Kecamatan Curup Selatan. Pembangunan jembatan gantung yang digagas dan dikerjakan Kodim 0409/Rejang Lebong bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, melainkan jawaban nyata atas doa dan harapan yang selama ini terpendam. Kehadiran akses penghubung ini disambut antusias luar biasa, dinilai menjadi gerbang pembuka jalan menuju kemudahan hidup, kelancaran ekonomi, hingga terjaminnya masa depan pendidikan anak-anak setempat.
Sejak tanah mulai digarap dan konstruksi dimulai, warga tampak bersemangat menyaksikan setiap tahap pengerjaan. Bagi mereka, jembatan ini adalah bukti nyata kehadiran negara dan TNI di tengah masyarakat, yang peka terhadap kesulitan akses yang selama ini membelenggu aktivitas warga. Terutama bagi wilayah yang terpisah aliran sungai dan terisolir, keberadaan jembatan ini menjadi nafas baru yang sangat dinantikan.
Utami, salah satu warga Dwi Tunggal, tak bisa menutupi rasa bahagianya. Baginya, pembangunan ini adalah perhatian besar yang tak ternilai harganya, yang diwujudkan berkat kepedulian tinggi Pemerintah dan Kodim 0409/Rejang Lebong.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo, serta seluruh jajaran TNI Kodim 0409/Rejang Lebong yang telah membangunkan jembatan ini. Nanti setelah jadi, hidup kami akan jauh lebih mudah. Mau bekerja, pergi ke kebun, hingga anak-anak berangkat sekolah, semuanya jadi dekat dan aman. Ini bukti nyata TNI selalu ada di sisi kami, peduli pada apa yang kami rasakan sulit,” ucap Utami dengan mata berbinar.
Ia menambahkan, manfaat jembatan ini tak hanya dirasakan hari ini, namun akan membawa dampak jangka panjang. Jembatan ini menjadi pengikat hubungan warga antarwilayah, melancarkan arus perdagangan, dan menjadi tulang punggung kemajuan desa ke depan.
Dampak positif lain yang tak kalah penting bahkan menyentuh ranah pendidikan, hal ini disampaikan oleh Yanti, warga lainnya. Ia menceritakan, selama ini ada satu Sekolah Dasar di wilayahnya yang nyaris sepi dan kekurangan murid, karena akses antarwilayah yang sulit membuat anak-anak dari desa tetangga enggan menyeberang. Kini, harapan itu berubah total dengan hadirnya jembatan penghubung Dwi Tunggal – Rimbo Recap ini.
“Alhamdulillah, ini berkah besar sekali. Nanti jembatan ini akan menjadi jalan terang bagi pendidikan anak-anak kami. Sekolah yang dulu muridnya sedikit karena sulit dijangkau, nanti pasti ramai kembali karena anak-anak dari desa sebelah bisa lewat sini dengan aman dan cepat. Segala urusan harian kami pun jadi lebih ringan. Terima kasih Bapak Presiden, terima kasih TNI, perhatian Bapak-bapak sangat berarti bagi kami,” ungkap Yanti penuh haru.
Selain berterima kasih, seluruh warga juga mendoakan agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan, hingga tuntas dan segera bisa diinjak bersama. Semangat gotong royong pun terus dikobarkan, warga bahu-membahu membantu sebisa mungkin agar proyek ini segera selesai dan dinikmati bersama.
Kini, hati masyarakat penuh optimisme. Dengan adanya jembatan gantung ini, akses transportasi yang dulu sulit kini berubah jadi lancar. Warga yakin, roda ekonomi akan berputar lebih kencang, hubungan antarwarga makin erat, dan taraf hidup masyarakat akan menanjak lebih maju.
Sebagai informasi, saat ini Kodim 0409/Rejang Lebong tengah membangun dua jembatan gantung strategis sekaligus. Selain di jalur Dwi Tunggal – Rimbo Recap, pembangunan juga berlangsung di Desa Lubuk Bingin, Kecamatan Sindang Beliti Ilir. Dua proyek ini menjadi bukti nyata komitmen TNI memperpendek jarak, mempererat persaudaraan, dan membuka gerbang kemajuan di wilayah Rejang Lebong dan sekitarnya.






