Dua Jembatan Gantung Hadir Jawab Kerinduan Warga, Kodim 0409/RL Percepat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat

Reporter: candra | Editor: candra

TNI Bersama Rakyat Bangun Dua Jembatan Penghubung

Dua Jembatan Gantung Hadir Jawab Kerinduan Warga, Kodim 0409/RL Percepat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat

 

Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Langkah nyata demi mempererat hubungan antarwilayah sekaligus meringankan beban masyarakat terus diwujudkan Kodim 0409/Rejang Lebong. Melalui pembangunan dua jembatan gantung di titik-titik strategis, warga kini menanti momen bahagia menikmati akses jalan yang aman, cepat, dan tak lagi sulit, menjawab kebutuhan yang sudah lama didambakan.

Dua titik strategis pembangunan itu berada di jalur Kelurahan Dwi Tunggal menuju Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan, serta di wilayah Desa Lubuk Bingin, Kecamatan Sindang Beliti Ilir. Bagi warga di kedua lokasi ini, kehadiran jembatan ibarat secercah harapan baru. Selama ini mereka harus menempuh perjalanan memutar cukup jauh dan terhambat, apalagi saat curah hujan tinggi membuat aliran sungai meluap dan jalanan jadi sulit dilalui.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, hadir untuk menjawab kebutuhan mendasar warga akan sarana penghubung yang layak.

“Pembangunan kedua jembatan ini Insya Allah segera rampung dan bisa dimanfaatkan. Khusus untuk jembatan di jalur Dwi Tunggal–Rimbo Recap, progres pengerjaan kini sudah mencapai sekitar 80 persen,” ungkap Dandim.

Ia menjelaskan, struktur utama mulai dari pondasi kokoh, tiang penyangga, hingga pemasangan kabel penahan atas dan bawah sudah tuntas dikerjakan. Saat ini tim fokus menyelesaikan pemasangan lantai jembatan sebagai tahap akhir sebelum dibuka untuk umum. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 72 meter dengan lebar 1,2 meter, dan ditargetkan sudah bisa dilewati warga mulai 13 Mei 2026 mendatang.

Lebih dari sekadar sarana jalan, jembatan ini diharapkan menjadi penggerak roda ekonomi warga.

“Akses yang baik akan memangkas waktu perjalanan. Hasil pertanian bisa dibawa ke pasar lebih cepat, kegiatan jual beli jadi lancar, bahkan anak-anak sekolah dan warga yang hendak beribadah pun tak lagi terhalang sungai. Manfaatnya pasti langsung terasa dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Letkol Agung.

READ  Pasca Hujan Badai Di Kab Kepahiang, Beberapa Titik Bencana Alam Teratasi

Sementara itu, di Desa Lubuk Bingin, pembangunan juga terus berjalan meski menempuh tantangan medan yang cukup berat. Akses jalan masuk yang sempit membuat pengangkutan material hanya bisa menggunakan kendaraan kecil, namun semangat kerja sama seluruh pihak membuat pengerjaan tetap berjalan lancar. Progresnya kini sudah menyentuh angka 50 persen, dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada pekan ketiga hingga keempat Mei 2026.

Kehadiran infrastruktur ini disambut sukacita dan rasa syukur mendalam oleh masyarakat. Lurah Dwi Tunggal mengaku sangat berterima kasih dan mengapresiasi langkah Kodim 0409/Rejang Lebong yang akhirnya mewujudkan apa yang sudah lama diharapkan warganya, khususnya warga RT 05 RW 01.

“Jembatan ini melintasi Sungai Air Merah, sudah bertahun-tahun kami harapkan. Selama ini harus memutar jauh kalau mau ke Rimbo Recap, apalagi mau ke mushola di sana. Sekarang jarak jadi dekat, waktu lebih hemat, dan aktivitas kami jadi jauh lebih ringan. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Kodim 0409/Rejang Lebong yang telah hadir dan membangunkan ini,” ucapnya penuh haru.

Pembangunan dua jembatan gantung ini sekali lagi membuktikan bahwa sinergitas TNI dan rakyat adalah kekuatan besar. Bukan hanya membangun fisik jalan penghubung, tapi juga menjembatani harapan, kenyamanan, dan jalan menuju kesejahteraan bersama.