“Desa Pekalongan Kecamatan Ujan Mas, sejak dahulu susah air. Warga berharap permasalahan didesa, pemerintah ada jalan keluarnya.
KEPAHIANGNEWS.COM – Ujan Mas adalah Kecamatan yang terletak di dataran tinggi rejang yang masih termasuk bagian dari bukit barisan ini memiliki karakteristik wilayah berbukit-bukit, dengan ketinggian rata-rata 600-700 mdpl. Berada masing-masing pada ketinggian 647, 643, dan 640 mdpl, Pungguk Beringgang, Daspetah II, dan Daspetah adalah tiga desa tertinggi. Sementara ketinggian rata-rata terendah ada di desa Air Hitam (573 mdpl), Tanjung Alam (587 mdpl), dan Suro Ilir (596 mdpl).
Desa Pekalongan adalah salah satu desa yang termasuk desa dataran tinggi di Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang. Dengan kondisi ini, Desa Pekalongan sejak dahulu, susah untuk mengahasilkan sumber mata air bersih diwilayahnya.
Karena setiap masyarakat mencari sumber mata air dengan cara mengali tanah (sumur), susah menemukan sumber mata air yang ada di wilayah tersebut. Hanya ada beberapa titik tertentu yang berhasil mendapatkan sumber mata air disana. Sudah berbagai macam cara masyarakat maupun pemerintah desa mencari titik sumber mata air dilokasi desa namun sia-sia saja.
Sarifah Ainun selaku Kepala Desa saat ini mengatakan, untuk di Desa Pekalongan memang dari dulu susah air. Banyak warga melakukan berbagai cara untuk mendapatkan sumber air bersih. Namun hasil yang didapat hanya sia-sia, bahkan masyarakat sudah menanyakan ke orang pintar untuk mencari keberadaan titik sumber air. Dengan cara memakai sesaji ritual, namun tetap sia-sia saja.
“Untuk saat ini Desa Pekalongan hanya mengandalkan air PDAM. Namun kondisi PDAM sering tidak mengalir kerumah warga. Mengalirnya hanya dalam seminggu satu atau dua kali saja”, ungkap Kades.
Dengan kondisi kemarau saat ini, masyarakat Desa Pekalongan sangat kebingungan mencari air bersih, bahkan masyarakat berkeliling mencari lokasi sumber air beraih ke desa tetangga. Lebih mirisnya lagi, jika desa tetangga juga mengalami kekeringan, masyarakat Desa Pekalongan terpaksa mengambil air dari sungai musi yang ada di sana.
Seperti yang di ungkapkan M.Ali warga Desa Pekalongan, saat ini kondisi PDAM sering tidak mengalir kerumah-rumah warga. Terkadang hidup cuma sebentar saja, jika PDAM tidak hidup kami warga mengambil air bersih kerumah warga yang ada sumur, bahkan ke desa tetangga yang ada sumber air bersih. Jika kekeringan berlansung lama, warga juga terpaksa mengambil air di sungai musi atau sungai kecil yang ada di Desa Pekalongan, itupun jika sudah mengalami kekeringan semuannya.
“Desa Pekalongan memang dari dahulunya susah air bersih. Ada PDAM tidak maksimal, walupun kami bayar tiap bulan”, terang Warga.
Warga juga berharap, pemerintah bisa menyelesaikan permasalahan didesa kami. Karena permasalahan ini bukan baru terjadi. Permasalahan ini sudah bertahun-tahun dihadapi masyarakat Desa Pekalongan, tolonglah bagi pemerintah daerah, bahkan bagi darmawan yang ingin memberikan solusi untuk desa kami, bantulah kami. Siapa tau orang diluar sana bisa memberukan ide untuk desa kami”, tutup warga.(aa)






