![]() |
| Masyarakat Permu Bawah Kepahiang lakukan perbaikan dan pembersihan tumpukan matrial di irigasi yang sering terjadi banjir. |
KEPAHIANGNEWS.COM-KEPAHIANG – Dilansir dari akun media sosial Facebook Akso Akbar, dengan adanya kejadian banjir di jembatan penghubung jalin lintas Kepahiang Sumatra Selatan, tepatnya di Desa Imigrasi Permu Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu.
Masyarakat Desa Permu Bawah dengan adanya kejadian banjir beberapa waktu lalu yang membuat kemacetan panjang hingga berjam-jam di lokasi jembatan yang mengalami kebanjiran. Masyarakat berinisiatif melakukan perbaikan diirigasi yang rusak dan membuang tumpukan matrial yang menyumbat saluran yang ada di irigasi tersebut.
Hal tersebut dilakukan masyarakat untuk menghindari banjir yang sering terjadi di jembatan penghubung jalan lintas tersebut. Akso Akbar di akun media sosialnya mengatakan, tak perlu saling menyalahkan, karena masyarakat dan pemerintah harus sadar dan kompak untuk membangun Kepahiang lebih baik.
“Hari ini kami bersama masyarakat Permu Bawah melakukan perbaikan dan membuang tumpuka matriak yang membuat irigasi tersumbat. Agar irigasi lancar dan tidak terjadi banjir lagi”, terang Akso Akbar di akun medsosnya.
Diketahui, untuk saat ini baru masyarakat Permu Bawah yang turun langsung dan peduli akan saluran irigasi yang selama ini sudah rusak dan membuat banjir terus terjadi. Untuk diketahui juga, bajir sering terjadi dilokasi tersebut, dan telah bertahun-tahun terus terjadi jika hujan deras seharian.
Masyarakat hanya berharap kepada pihak terkait dalam penanggulangan banjir dilokasi jalur lintas tersebut. Untuk memperhatikan dan melakukan perbaikan jembatan dan irigasi di lokasi, karena hal ini bukan sekali atau dua kali ini saja terjadi, sudah sering terjadi jika hujan deras seharian. (aa)







