Harapan 190 KK Mulai Terwujud, Pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0409/Rejang Lebong Masuki Tahap Pondasi

Reporter: candra | Editor: candra

Pembangunan Jembatan Garuda Sudah Mulai, Harapan 190 Kk Mulai Terwujud

Harapan 190 KK Mulai Terwujud, Pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0409/Rejang Lebong Masuki Tahap Pondasi

 

Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Impian masyarakat Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses penghubung yang aman dan layak kini perlahan mulai menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Garuda yang diprakarsai Kodim 0409/Rejang Lebong terus menunjukkan progres positif dan saat ini telah memasuki tahap pengerjaan pondasi sebagai penyangga utama konstruksi.

Di bawah terik matahari, personel TNI bersama masyarakat tampak bahu-membahu mengerjakan pondasi jembatan pada Rabu (17/6/2026). Semangat gotong royong yang terjalin menjadi pemandangan yang menghangatkan, sekaligus menjadi bukti kuat bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan rakyat.

Jembatan Garuda dirancang sebagai jembatan beton dengan panjang 17 meter dan lebar 3 meter. Kehadirannya sangat dinantikan warga karena akan menjadi akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, hingga kebutuhan pendidikan dan sosial.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengatakan bahwa pengerjaan pondasi merupakan tahapan penting dalam pembangunan jembatan. Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 9 persen.

“Alhamdulillah pembangunan berjalan sesuai rencana. Saat ini kami fokus pada pengerjaan pondasi yang nantinya akan menjadi penopang utama jembatan. Kami optimistis dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Dandim.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Selain menghadirkan akses yang lebih aman dan nyaman, pembangunan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah.

“Jembatan ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga simbol kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan rakyat akan selalu menjadi perhatian kami. Melalui gotong royong, kita ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

READ  Respons Cepat Keluhan Warga, Kodim 0409/Rejang Lebong Tuntaskan Perbaikan Jalan Longsor di Air Merah

Jembatan Garuda nantinya diproyeksikan akan melayani sekitar 190 Kepala Keluarga (KK) atau kurang lebih 760 jiwa yang selama ini mendambakan akses penghubung yang lebih aman dan memadai.

Antusiasme warga pun terlihat tinggi. Sejak awal pembangunan, masyarakat terus terlibat dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan di lapangan. Kehadiran mereka berdampingan dengan personel TNI menjadi gambaran nyata bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Jika rampung nanti, Jembatan Garuda diyakini akan menjadi urat nadi baru bagi warga Simpang Nangka. Tidak hanya mempermudah mobilitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga menjadi warisan pembangunan yang lahir dari kerja keras, kebersamaan, dan kepedulian TNI terhadap rakyat.

“Ketika harapan masyarakat membutuhkan jembatan, TNI hadir bukan hanya membawa rencana, tetapi juga turun langsung mewujudkannya.”