
PUPR masih terus berupaya dapatkan kuota bantuan BSPS
KEPAHIANGNEWS.COM-KEPAHIANG – Sampai dengan saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang masih berupaya untuk mendapatkan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat.
Teranyar disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Teddy Adeba, ST, pihaknya dalam waktu dekat akan menghadiri rapat koordinasi terkait program tersebut di tingkat kementerian.
“Kita masih terus berupaya melakukan jemput bola supaya mendapatkan kuota BSPS tahun 2025. Untuk memenuhi kebutuhan usulan bedah rumah yang layak didapatkan oleh masyarakat, yang sekarang ini kondisi rumahnya tidak layak huni,” sampai Teddy, Minggu 20 Oktober 2024.
Lebih lanjut dikatakan Teddy, berbagai upaya yang dilakukan pihaknya tersebut, supaya Kabupaten Kepahiang mendapatkan kuota BSPS, lantaran tahun 2024 ini tidak mendapatkan alokasi bantuan ini.
“Kita akan mengikuti rapat koordinasi terkait dengan program BSPS, mudah-mudahan tahun depan Kabupaten Kepahiang mendapatkan alokasi kuota dari program tersebut,” tambah Teddy.
Kemudian mantan Kepala Disparpora Kabupaten Kepahiang ini juga mengungkapkan, melalui penyaluran bantuan perumahan swadaya tersebut, selain bertujuan meningkatkan kualitas rumah supaya menjadi lebih layak huni daris ebelumnya, masyarakat juga terlibat aktif dan bergotong royong dalam pelaksanaan pembangunannya.
Selain itu, Teddy juga menerangkan, program BSPS merupakan bantuan pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, untuk mendorong meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas umumnya.
“Kita berupaya melalui program BSPS ini agar masyarakat bisa merasakan bantuan perumahan dari pemerintah, supaya rumahnya yang sebelumnya tidak layak huni menjadi layak huni,” demikian Teddy.
Sementara itu, diketahui bahwa pada tahun 2024 ini Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu telah mengusulkan BSPS ke Kementerian PUPR untuk 3.224 rumah.
Hal ini disampaikan loleh Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Ibnu Hajar, ST beberapa waktu lalu. Menurutnya usulan BSPS tersebut sudah diajukan ke Kementerian PUPR beberapa bulan lalu.
“BSPS untuk tahun 2024 sudah kita usulkan, total rumah yang kita usulkan berjumlah 3.224. Realisasinya belum bisa kita pastikan, kami juga berharap usulan bantuan bedah rumah ini bisa dikabulkan oleh pihak kementerian pada tahun depan,” sampai Ibnu.
Meskipun belum bisa memastikan BSPS ini bisa berhasil didapatkan, namun Dinas PUPR Kabupaten memastikan akan berjuang semaksimal mungkin agar usulan ini bisa didapatkan untuk masyarakat Kepahiang.
Selanjutnya Ibnu menjelaskan, BSPS ini adalah program Kementerian PUPR berupa bantuan bedah rumah rakyat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah agar lebih layak huni. Serta masyarakat juga didorong terlibat aktif dan bergotong royong dalam pelaksanaan pembangunan rumahnya.
Sedangkan untuk jumlah bantuan yang langsung diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp 20 juta. Pada saat pekerjaan pembangunan tambahnya lagi, masyarakat juga bisa menambah dana bantuan tersebut jika memiliki dana pribadi.
“Hingga kini kami terus menjalin komunikasi dengan pihak kementerian, perihal BSPS ini. Tentu kami sangat berharap program bedah rumah untuk rumah warga yang tidak layak huni ini bisa berhasil didapatkan oleh Kabupaten Kepahiang, walaupun tidak seluruhnya diakomodir dari jumlah usulan yang kita ajukan,” demikian Ibnu. (aa)












