Untuk Meningkatkan Produktivitas Buah Kopi, Pemkab Kepahiang Launching Sekolah Kopi, Dengan Menggandeng Pusri

Screenshot 2023 1123 184216
Bupati Kepahiang Saat Melauching Sekolah Kopi Di Kecamatan Ujan Mas.

KEPAHIANGNEWS.COM-KEPAHIANG – Dalam upaya meningkatkan produktifitas hasil pertanian kopi di Kabupaten Kepahiang. Pemkab Kepahiang juga memberikan bekal dan sertifikasi kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang ada di Kabupaten Kepahiang. 

Selain itu juga Pemkab Kepahiang melalui Dinas Pertanian (Distan), pada Kamis (23/11) kemarin melaksanakan launching sekolah kopi, yang sekaligus memberikan pelatihan kepada petani di Aula SMAN 3 Ujan Mas Kepahiang.

Bupati Kepahiang Dr Ir Hidayattullah Sjahid MM IPU saat melaunching sekolah kopi mengatakan, diadakannya kegiatan sekolah kopi ini, Pemkab menggandeng Pupuk Sriwijaya (Pusri) Pelambang untuk membantu dalam memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para petani di Kabupaten Kepahiang. Dalam tujuan untuk meningkatkan hasil produktivitas buah kopi di Kabupaten Kepahiang.

Videoshot 20231123 184231
Peserta Sekolah Kopi bersama Tim Pupuk Sriwijaya (PUSRI)

“Kita telah melaunching sekolah kopi untuk petani kopi di Kabupaten Kepahiang. Dengan harapan kedepannya, para petani kita lebih memiliki pengetahuan terhadap kopi yang selama ini menjadi andalan para petani di Kepahiang. Mulai dari pengecekan tanah, hingga pelaksanaan panen kopi nya nanti,” terang Bupati.

Dikesempatan tersebut Bupati juga menjelaskan, Dalam pelaksanaan sekolah kopi ini. Diikuti juga oleh para PPL dan juga seluruh perwakilan petani kopi yang ada di Kabupaten Kepahiang. Sehingga ditargetkan, tahun depan pengelolaan bahkan hasil panen kopi di Kepahiang bisa lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Videoshot 20231123 184240
Peserta Petani Sekolah Kopi

“Kita memiliki target, agar kopi Kepahiang ini bisa sampai nasional bahkan internasional. Karena itu selain menerapkan program kopi sambung, dan demplot kopi, program sekolah kopi ini juga harus dilaksanakan secara berkesinambungan dan dapat berjalan maksimal,” harap Bupati.

READ  Kondisi Akses Jalur Lintas Liku 9 Saat ini

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Distan Kepahiang Ir Taufik mengatakan, pada setiap 1 hektar lahan kopi yang ada di Kepahiang, diketahui hanya mampu menghasilkan sebanyak 700 kilogram kopi setiap panen. Padahal menurutnya, dengan luas lahan 1 hektar setidaknya bisa menghasilkan kopi sebanyak 2 ton. 

Maka dari itu, melalui kegiatan sekolah kopi ini, dirinya mengharapkan pengetahuan para petani lebih luas lagi dalam hal penanaman kopi. Serta melalui sekolah kopi, produktifitas hasil panen kopi di Kepahiang nanti bisa lebih meningkat lagi untuk kedepannya.

“Dari data yang kita ketahui, setiap 1 hektar lahan kopi hasil panennya tidak sampai 1 ton. Sehingga kami menyimpulkan, ada pengelolaan yang salah dari para petani kita lakukan. Untuk itu memang pelatihan seperti sekolah kopi ini perlu dilaksanakan, agar para petani mengetahui mengelola kopi yang baik,” terang Taufik.

Taufik juga menyampaikan, dalam waktu dekat ini dirinya bersama Bupati akan melaksanakan kunjungan demplot kopi arabika ke Kota Medan. 

Hal itu dilakukan, karena Pemkab Kepahiang ingin mengetahui apa kunci keberhasilan petani kopi di Medan pada penanaman kopi arabika ini. Dimana dijelaskannya, setiap 1 hektar lahan kopi, petani di Medan mampu menghasilkan 2 sampai 3 ton kopi.

“Kami akan menghadiri kegiatan di Medan, untuk pembahasan soal demplot kopi arabika. Jadi kami sangat menginginkan, kedepannya produksi kopi di Kepahiang bisa terus meningkat,” tutupnya. (aa)