Wagub Nilai Aksi Penanganan Stunting Di Kepahiang Belum Maksimal

IMG 20231028 WA0006

Wakil Gubernur Bengkulu Saat mengecek dapur sehat yang disediakan Pemkab Kepahiang.

KEPAHIANGNEWS.COM – Aksi penanganan stunting di Kabupaten Kepahiang, dinilai belum maksimal oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Bagaimana tidak, dengan data angka stunting terbesar di Provinsi Bengkulu, masih banyak PR yang harus dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang. 

Terlebih lagi untuk aksi nyata penanganan stuting sendiri juga disinyalir belum banyak dilakukan, hal itu terbukti dari data atau perkembangan penurunan angka stunting yang terbilang lambat di Kabupaten Kepahiang.

Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Bengkulu mengatakan, jika melihat data yang ada. Sudah bisa dipastikan aksi nyata penanganan stunting di Kabupaten Kepahiang ini masih belum maksimal. 

Karena seperti yang diketahui bersama, dengan kondisi alam yang berlimpah ruah, tidak seharusnya Kabupaten Kepahiang ini memiliki angka stunting yang paling tinggi diantara kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Dengan angka stunting yang masih terbilang tinggi. Saya bisa katakan aksi nyata penanganan stunting di Kepahiang belum maksimal. Jadi saya berharap, kedepannya Pemkab Kepahiang lebih banyak melaksanakan aksi nyata untuk penanganan stunting,” ujar Wagub.

Tak hanya itu lanjut Wagub, pergerakan penekanan angka stunting di Kepahiang terbilang lambat, lantaran pelaporan data soal penanganan stunting yang dilakukan juga sangat lambat. 

Sehingga angka stunting di Kabupaten Kepahiang akan terus tinggi meskipun sudah melaksanakan 7 aksi penanganan stunting.

“Saya pikir sebenarnya angka stunting di Kepahiang tidak tinggi, apabila Pemkab Kepahiang cepat melaporkan data soal penekanan stunting kepada Provinsi Bengkulu. Namun sangat kita sayangkan, saat ini pelaporan data dari Pemkab Kepahiang masih sangat lambat,” terang Wagub.

Meski demikian Wagub tetap mengharapkan, agar pelaporan data penekanan stunting ini bisa dilaporkan dengan baik. Agar target penekanan stunting yang dilakukan, bisa turun sesuai dengan ya g sudah ditargetkan.

READ  Dikbud Kepahiang Kembali Gelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang Pendidikan SD dan SMP

“Kita menargetkan, tahun 2024 angka stunting di Provinsi Bengkulu setidaknya bisa turun hingga 12 persen dari angka 18 persen yang ada saat ini,” sampai Wagub.

Sementara itu bertentangan dengan yang disampaikan Wagub, Kepala DPPKBP3A Linda Rospita MH mengatakan, pihaknya sudah melakukan pelaporan data dengan baik. Bahkan untuk di Provinsi Bengkulu sendiri ungkap Linda. 

Karena Kabupaten Kepahiang merupakan kabupaten yang melaporkan data penanganan stunting terbaik di Provinsi Bengkulu.

“Saya pikir kita tidak ada masalah dengan pelaporan data stunting kita. Bahkan bisa dikatakan, kita sudah merupakan kabupaten yang melaporkan data paling baik di Provinsi Bengkulu. Hanya saja memang, aplikasi aksi nyata penanganan stunting yang kita lakukan harus lebih dimaksimalkan,” singkatnya.(aa)