“Sarana prasarana tak memadai, satu madrasah ibtidaiyah terpaksana harus menumpang melaksanakan ANBK”.
KEPAHIANGNEWS.COM – Akibat sarana dan prasarana (Sarpras) yang
kurang memadai, 1 Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Kepahiang terpaksa harus
menumpang melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Kakan Kemenag Kepahiang Drs Albahri MSi melalui Kasi
Pendidikan Madrasah (Penmad) Rusiati SAg menjelaskan, ada 11 MI baik negeri
maupun swasta yang seharusnya mengikuti ANBK ini. Namun ada 1 sekolah madrasah
yang terpaksa melaksanakan ANBK dengan menumpang ke sekolah lainnya, yaitu MIS
1 Batu Ampar.
“10 madrasah ibtidaiyah melaksanakan ANBK dengan
mandiri, karena tersedianya sarana yang memadai. Namum 1 Madrasah yaitu MIS 2
Batu Ampar, terpaksa menumpang,” ujarnya.
Dijelaskan Rusiati, ANBK adalah program berbasis online atau
semi online yang dilaksanakan oleh Kemendikbud, sebagai upaya penilaian
terhadap mutu setiap sekolah, madrasah dan program kesetaraan pada jenjang
dasar hingga menengah. Selain itu, ANBK ini dilakukan untuk menilai sisi
kognitif dan non kognitif siswa. Sehingga sudah seharusnya diikuti oleh setiap
sekolah maupun madrasah.
“Yang
jelas kita tetap akan memaksimalkan pelaksanaan kegiatan ANBK di Kabupaten
Kepahiang ini. Dengan sarpras yang terbatas, kita pastikan pelaksanaan ANBK
berjalan lancar,” singkatnya.






