Lirik Dana Hibah Presiden, PUPR Kepahiang Harus Aktif Jangan Pasif

“PUPR Kepahiang harus aktif jangan pasif”


KEPAHIANGNEWS.COM Dengan adanya bantuan hibah sebesar 400 milyar rupiah yang digelontorkan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo kepada pemerintah Provinsi Bengkulu setelah kunjungan beliau pada 20 juli 2023 lalu. Bantuan tersebut diberikan Presiden dipruntukan untuk memperbaiki jalan inpres yang ada di Provinsi Bengkulu. 

Dengan adanya beberapa link jalan yang gagal dibangun. Pemerintah Kabupaten Kepahiang, saat presiden mengunjungi Kabupaten Kepahiang, Pemerintah Kabupaten Kepahiang memberikan berkas usulan untuk pembangunan beberapa link jalan yang ada di Kabupaten Kepahiang. 

Edwar Samsi, S.IP, MM Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Dapil Kabupaten Kepahiang mengatakan, selain memberikan berkas usulan bantuan untuk pembangunan beberapa link jalan di Kabupaten Kepahiang kepada Kementrian PUPR RI saat kunjungan Presiden di Kabupaten Kepahiang. 

Ia juga mengatakan menerima berkas usulan tersebut dari Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM.,IPU untuk diteruskan ke Kekementrian PUPR RI saat berada di Bengkulu. Usulan tersebut telah diberikan langsung ke apdesi agar diteruskan ke Kementrian PUPR RI.

“Saat ada kunjungan Presiden, Bupati Kepahiang telah memberikan langsung usulan untuk meminta bantuan pembangunan jalan di Kabupaten Kepahiang. Selain langsung, Bupati Kepahiang juga memberikan berkas usulan tersebut ke saya untuk diteruskan ke Kementerian saat berada di Provinsi”, ungkap Edwar.

Ia juga menghimbau kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kepahiang untuk aktif jangan pasif. Karena jika menunggu tampa mendatangi langsung setelah memberikan usulan, Ia pesimis Kabupaten Kepahiang akan dapat kebagian dari dana hibah Presiden.

“PUPR Kepahiang harus cekatan, aktif jangan pasif. Jika mau mendapatkan bagian dana hibah tersebut”, tegasnya.(aa)

READ  BKD Bentuk Timsus Kejar PAD