“belum ada teknis penerapan my pertamina, SPBU di Kepahiang masih lakukan sosialisasi dan membantu pendaftaran my pertamina”
KEPAHIANGNEWS.COM – Meski masih menunggu intruksi teknis dari pemerintah terkait pemberlakuan perogram bahan bakar minyak (BBM) subsidi tepat sasaran, atau membeli minyak melalui aplikasi My Pertamina. Salah satu SPBU di Kabupaten Kepahiang terus melakukan sosialisasi My Pertamina ke masyarakat dan pengendara yang ada di Kabupaten Kepahiang. Sekaligus membantu masyarakat dan pengendara yang ingin mendaftar dan keaulitan memdaftar My Pertamina yang sebentar lagi akan diterapkan.
Nanang selaku pengawas salah satu SPBU yang ada di Kabupaten Kepahiang mengungkapkan, untuk pendaftaran My Pertamina bisa mendaftarkan sendiri dengan melalui aplikasi My Pertamina serta ikuti arahannya. Saat ini yang sudah mendaftar dengan dibantu petugas SPBU ada 60 pendaftar, kebanyakan notabenenya adalah pelaku usaha yang ada di Kabupaten Kepahiang.
“Belum ada teknis perintah untuk penerapan pemberlakuan My Pertamina, jadi saat ini kami masih melakukan sosialisasi dan membantu pemdaftaran My Pertamian yang ingin mendaftar”, ungkap Nanang.
Salah satu pelaku usaha bahan bangunan Chandra yang sangat membutuhkan BBM bersubsidi untuk kelancaran usahanya mengatakan, sangat membutuhkan bbm setiap harinya 15 liter untuk kendaraannya, dan ia juga setuju dengan diterapkannya My Pertamina agar lebih tepat sasaran.
“Saya sangat setuju dengan diterapkannya My Pertamina, agar BBM bersunsidi tepat sasran”, jelasnya.
Chandra juga menjelaskan, dirinya telah mendaftar My Pertamina, agar ia dapat mengunakan BBM bersubidi untuk kendaraan usahannya.(aa)












