Perangkat Kelurahan Pertanyakan Honor Ke Kantor Camat BI

KEPAHIANGNEWS.COM – Perangkat Kelurahan Keban Agung Kecamatan Bermani Ilir menjerit. Pasalnya, para perangkat yang terdiri dari 5 ketua RT, 2 ketua RW serta perangkat agama sudah 7 bulan ini tidak menerima gaji atau honor. Tidak kunjung dibayarkannya gaji, jadi pertanyaan sejumlah perangkat. Sebab, kelurahan lainnya sudah mendapatkan gaji hingga bulan kelima tahun 2022. “Inilah yang jadi pertanyaan kita, dari kelurahan katanya sudah diajukan ke Kecamatan. Tapi info di BKD belum ada pengajuan, jadi ada apa ini, jangan kami seperti anak tiri. Yang lain sudah cair kami di Keban Agung belum jelas juga,” ungkap Ilham Ketua RT 1 Keban Agung. 

Rabu pagi (6/7), Ilham bersama rekan-rekan (Perangkat,red) mendatangi Camat Bermani Ilir Hermansyah T SSos menuntut kejelasan pembayaran gaji. Namun belum ada kepastian kapan hak perangkat itu akan dibayarkan, Hermansyah berdalih jika pencairan anggaran untuk gaji para perangkat masih dalam proses di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang. “Kita masih menunggu, kata pak Camat tadi ada berkas yang perlu di lengkapi seperti fakta integritas yang harus dibuat oleh kecamatan,” ujar Ilham. 
Ilham dan rekan perangkat lainnya menyesalkan lambatnya proses di Kecamatan BI. Sebab, proses yang lama membuat para perangkat menjadi susah mendapatkan haknya. 
Sementara itu, Camat BI Hermansyah mengakui jika para perangkat RT, RW dan perangkat keagamaan di wilayahnya belum menerima gaji hingga bulan ini. “Sudah kita ajukan sejak awal bulan Juni, namun masih ada kekurangan berkas. Dan sekarang masih diproses oleh bendahara,” sebut Hermansyah.
Hermansyah menjelaskan adanya keterlambatan pencairan anggaran honor ketua RT, RW dan perangka agama dikarenakan ada perubahan regulasi. Sedangka pihak kecamatan baru mengetahui adanya perubahan aturan tersebut. “Kita juga baru mengetahuinya jika RKA gaji perangkat itu masuk keanggaran kecamatan. Makanya pengajuannya agar terlambat,” tuturnya. 
\Gaji RT, RW Belum Diajukan
Disisi lain Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang, Jono Antoni SSos MM melalui Kabid Pembendaharan Jhon Indi SIP MAP memastikan belum adanya berkas pemohonan atau pengajuan pencairan anggaran gaji perangkat RT, RW untuk wilayah Bermani Ilir. “Kalau yang sudah masuk di sestem keuangan kita, BI mengajukan pencairan anggaran gaji 13 dan para rohaniawan. Untuk gaji RT RW belum ada,” tegas Jhon Indi. 
Jhon Indi menegaskan jika permohonan pencairan anggaran di Kecamatan BI baru sebatas masuk ke aplikasi keuangan. Sedangkan berkas pengajuan secara fisik belum sampai keruang kerjanya, sehingga belum dapat dipastikan kapan proses pencairan anggaran selesai. “Itu baru terpantau disistem. Sedangkan berkas fisiknya belum ada,” sebut. 
Terkait dengan pembuatan fakta integritas oleh pihak pemohon atau OPD terkait dalam pengajuan pencairan anggaran. Jhon Indi menegaskan diwajibkan, karena sesuai dengan edaran Bupati jika transaksi pembayaran gaji dan tunjangan para pegawai serta honorer harus nontunai. “Bila mereka belum siap transfer atau nontunai. Maka KPA harus membuat pernyataan kedepan siap melaksanakan nontunai,” tutupnya. (aa)
READ  Seakan Tak Bertuan, Rapat Paripurna Di Gedung DPRD Kepahiang Banyak Dihadiri Kursi Kosong