Kepahiangnews.com-Kepahiang – Tradisi Sedekah Bumi yang telah diwariskan secara turun-temurun kembali digelar masyarakat Desa Bogor Baru, Kecamatan Kepahiang, Selasa (16/6/2026). Tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan menjelang Tahun Baru Islam 1 Muharram ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang melimpah sekaligus ajang mempererat kebersamaan warga.
Kegiatan yang sarat nilai budaya dan religi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kepahiang, Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si. Acara diawali dengan arak-arakan hasil bumi dari Balai Desa Bogor Baru menuju Simpang Empat Desa Bogor Baru yang menjadi pusat pelaksanaan sedekah bumi.
Berbagai hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat diarak bersama dan disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat tampak bergotong royong menyiapkan aneka makanan untuk dinikmati bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kepahiang mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga tradisi leluhur tersebut di tengah perkembangan zaman.
“Sedekah bumi bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan rezeki yang diberikan melalui tanah yang subur serta hasil bumi yang melimpah,” ujar Abdul Hafizh.
Ia menegaskan, tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Bogor Baru ini harus terus dilestarikan agar nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Jangan sampai tradisi yang baik ini hilang ditelan zaman. Anak cucu kita harus tetap mengenal dan menjaga warisan budaya yang mengandung nilai persatuan dan kebersamaan,” tambahnya.
Bagi masyarakat Bogor Baru, Sedekah Bumi bukan hanya perayaan menyambut Tahun Baru Islam, melainkan tradisi yang telah mengakar kuat dan menjadi simbol keharmonisan antara manusia, alam, serta rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Desa Bogor Baru Ansori, perangkat desa, tokoh agama, tokoh adat, serta ratusan masyarakat yang ikut memeriahkan tradisi tahunan tersebut.
