Kepahiangnews.com-Kepahiang – Semangat mewujudkan swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah terus digelorakan di Kabupaten Kepahiang. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan pelaksanaan program ketahanan pangan melalui konsep 1 Desa 1 Hektar yang berjalan produktif di Desa Penanjung Panjang, Kecamatan Tebat Karai.
Keterlibatan TNI Angkatan Darat melalui peran Babinsa Kodim 0409/Rejang Lebong melalui Koramil 409-10/Bermani Ilir, menjadi salah satu kunci keberhasilan program ini. Serda Bambang Hari Priyanto, Babinsa Desa Penanjung Panjang, turut hadir dan memantau langsung kegiatan pertanian di wilayah binaannya. Kehadirannya bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mendukung visi nasional ketahanan pangan.
Sebelumnya, pada tanggal 7 Februari 2026, desa ini telah melaksanakan kegiatan panen raya jagung yang berjalan lancar dan memberikan hasil yang menggembirakan bagi para petani. Semangat tidak berhenti sampai di situ. Pasca panen, lahan pertanian tersebut kini telah kembali diolah dan ditanami kembali, menandakan keberlanjutan usaha tani yang menjadi tulang punggung ketersediaan pangan daerah.
Program penanaman jagung seluas satu hektar per desa ini dirancang khusus untuk memperkuat stok pangan di tingkat daerah sekaligus menyokong target swasembada pangan nasional. Melalui pendampingan dan pengawasan aktif dari Babinsa, diharapkan pola pertanian yang produktif dan berkelanjutan dapat terus terjaga, sehingga Desa Penanjung Panjang dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan pertanian di Kabupaten Kepahiang.
Komandan Kodim 0409/RL Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla melalui Babinsa Serda Bambang Hari Priyanto saat ditemui langsung pada kamis 14 mei 2026 kemarin, dalam kesempatan itu dirinya menyampaikan, bahwa pihaknya akan terus mendampingi masyarakat petani. “Kami hadir untuk memotivasi dan memastikan setiap tahapan pertanian berjalan baik, demi terwujudnya kesejahteraan petani dan terpenuhinya kebutuhan pangan kita bersama,” ujarnya.
Langkah nyata ini menunjukkan bahwa dukungan TNI terhadap program presiden bukan hanya wacana, melainkan telah berjalan nyata di tengah masyarakat, membawa harapan besar bagi ketahanan pangan yang kokoh dan kemandirian pangan bangsa.
