Kepahiangnews.com-Kepahiang – Semangat kebangsaan kembali membara. Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi melepas seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Acara pembukaan digelar dengan penuh khidmat di halaman Kantor Kesbangpol setempat, Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepahiang, Husni Thamrin, Kepala Kesbangpol Dendi beserta jajaran, unsur TNI-Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), hingga ratusan pelajar perwakilan SMA/SMK se-Kabupaten Kepahiang.
Dalam laporannya, Kepala Kesbangpol Dendi menyampaikan bahwa seleksi ini adalah agenda rutin untuk mempersiapkan kader terbaik yang akan bertugas pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 nanti.
“Total pendaftar tahun ini sebanyak 157 orang. Setelah melalui verifikasi administrasi, sebanyak 129 peserta dinyatakan lolos, terdiri dari 62 putra dan 67 putri,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut, nantinya akan disaring kembali menjadi 35 orang terbaik untuk menjadi Paskibraka tingkat Kabupaten. Bahkan, tiga pasang di antaranya berpeluang besar untuk diutus mewakili Kepahiang hingga tingkat Provinsi dan Nasional.
“Proses seleksi ini sangat ketat dan menyeluruh, mulai dari kesehatan, fisik, baris-berbaris, wawasan kebangsaan, hingga kepribadian. Semua dilakukan secara objektif dan transparan demi mendapatkan generasi yang berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, dalam amanatnya, Husni Thamrin memberikan motivasi dan pesan mendalam kepada seluruh calon anggota. Ia menekankan bahwa menjadi Paskibraka bukan hanya soal prestasi, melainkan sebuah amanah besar.
“Seleksi ini adalah ajang pembuktian diri. Menjadi Paskibraka itu adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang butuh fisik kuat, mental baja, serta jiwa kepemimpinan yang tinggi,” tegas Husni.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjalani setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh sportivitas. Jangan hanya mengincar posisi, tapi juga membentuk karakter diri menjadi lebih baik.
“Tunjukkan kemampuan terbaik kalian di sini. Buktikan bahwa kalian adalah putra-putri terbaik yang siap mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih,” pungkasnya.
Acara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis, doa bersama, serta sesi foto kenang-kenangan. Suasana pagi itu terasa begitu tertib, lancar, dan penuh semangat muda.
