TANGKAP! 3 Juru Parkir Liar Serbu Perbatasan Kepahiang-Benteng Saat Lebaran, Amankan Uang dan Atribut

Reporter: candra | Editor: candra

Tiga Juru Parkir Liar Diamankan

TANGKAP! 3 Juru Parkir Liar Serbu Perbatasan Kepahiang-Benteng Saat Lebaran, Amankan Uang dan Atribut

Kepahiangnews.com-Kepahiang – Satreskrim Polres Kepahiang mengamankan tiga orang yang diperkirakan sebagai juru parkir liar pada hari Sabtu (28/3/2026). Mereka ditangkap saat beroperasi di kawasan perbatasan Kepahiang-Benteng dengan dugaan melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara yang berhenti parkir kendaraan roda dua maupun roda empat.

Momen arus mudik dan balik Idul Fitri yang membuat jalanan ramai rupanya dimanfaatkan oleh pelaku untuk mencari untung dengan cara tidak benar. Kawasan yang mereka jadikan lokasi operasional bahkan bukan merupakan area parkir resmi yang memiliki kewenangan untuk menarik biaya parkir.

Yang diamankan adalah MD (43 tahun), MA (53 tahun), dan KR (56 tahun), seluruhnya berasal dari Kabupaten Bengkulu Tengah. Ketiganya mengaku sengaja memilih lokasi tersebut karena banyaknya pengendara yang berhenti beristirahat selama musim libur lebaran.

Keterangan ini disampaikan Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH S.Ik MH melalui Kasat Reskrim Iptu Bintang Yudha Gama, S.Trk S.Ik yang didampingi Kanit Pidum Ipda Abdullah Barus, SH. Saat ini, ketiga tersangka tengah menjalani proses pemeriksaan untuk menggali informasi lebih lanjut terkait aktivitas parkir ilegal yang mereka lakukan.

“Ketiga orang ini diamankan setelah kami mendapatkan informasi terkait aktivitas memungut biaya parkir kendaraan di perbatasan Kepahiang-Benteng. Wilayah ini bukan parkir resmi dan mereka baru beroperasi semenjak musim lebaran dimulai,” ujar Kanit Pidum.

Dari hasil penangkapan, aparat berhasil menyita atribut yang digunakan sebagai alat untuk berpura-pura sebagai juru parkir resmi, serta sejumlah uang hasil parkir liar dengan total ratusan ribu rupiah. Uang tersebut terdiri dari pecahan kecil seperti Rp5.000 dan Rp2.000.

“Kami masih menyelidiki apakah mereka bekerja sendiri atau ada pihak lain yang menyuruh, bahkan melakukan penyetoran hasil. Namun dari pengakuan mereka, aktivitas ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan harian masing-masing,” jelas Kanit Pidum.

Sebelum penangkapan dilakukan, aktivitas parkir liar di kawasan tersebut sudah ramai menjadi perbincangan masyarakat. Pasalnya, lokasi tersebut biasanya tidak ada aktivitas parkir sama sekali, hanya muncul sebagai parkir dadakan saat musim lebaran tiba.

Exit mobile version