KEPAHIANGNEWS.COM-KEPAHIANG – Mencuatnya informasi terkait banyaknya perangkat desa Pekalongan Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang berhenti. Membuat pertanyaan masyarakat sekaligus pihak Kecamatan bahkan Inspektorat Kabupaten Kepabiang.
Sampai saat ini tindakan yang dilakukan Kepala Desa Pekalongan masih jadi pertayaan pihak Kecamatan dan Inspektorat. Informasi sementara dari masyarakat yang diterima dari beberapa perangkat desa yang telah berhenti saat ini. Diketahui tidak adanya kecocokan dan sering selisih paham dengan kepala desa yang di pimpin seorang ibu rumah tangga tersebut.
Diketahui juga, kepala desa Pekalongan juga terlalu arogan dan sering intervensi terhadap perangkat desanya yang tidak mengikuti keinginannya.
Menyikapi hal tersebut, saat ditemui diruangan kerjanya, Dedi Candira Wijaya Kusuma, S, S.Sos, MAP selaku Inspektur Inspektorat Kabupaten Kepahiang mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum mengetahui adanya desa yang hapir dikatakan tidak ada perangkatnya, karena banyak yang mengundurkan diri. Informasi nya saat ini ada hanya 5 perangkat desa termasuk kepala desa, karena 12 perangkat desa termasuk sekdes mengundurkan diri.
Kalau ini memang benar terjadi, itu harus ditindak lanjuti, berarti Badan Permusyawaratan Desa atau BPD tidak bekerja, selaku badan pengawas di desa.
“Kita belum mendapatkan informasi terkait adanya perangkat desa di Desa Pekalongan Kecamatan Ujan Mas Kepahiang yang banyak mengundurkan diri. Jika benar ini adanya, mungkin akan kita tindak lanjuti, tetapi harus ada laporan dahulu masuk ke Inspektorat”, terang Inspektur.
Diketahui, untuk 5 orang yang masih bertahan bekerja sebagai perangkat desa Pekalongan, kabanyakan pihak keluarga kandung dari Kepala Desa yang saat ini masih bertahan sebagai perangkat desa. (aa)
