Kepahiangnews.com-Kepahiang – Di tengah ramainya gelaran Pasar Rakyat Kejaksaan Negeri Kepahiang, ada pemandangan sederhana yang menarik perhatian. Secangkir kopi lokal menjadi teman berbincang Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang Bagus Nur Jakfar Adi Saputro bersama Wakil Bupati Kepahiang Abdul Hafizh dan Sekretaris Daerah Kepahiang Hartono.
Ketiganya terlihat santai menikmati kopi Rapindo Coffee, produk UMKM yang menggunakan biji kopi berkualitas dari petani Kabupaten Kepahiang.
Kopi tersebut disajikan langsung oleh pelaku UMKM Rapindo Coffee yang ikut ambil bagian dalam Expo Pasar Rakyat yang digelar Kejari Kepahiang dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan ke-81 tahun 2026.
Bagi Kejari Kepahiang, kehadiran UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari konsep Pasar Rakyat. Selain menghadirkan hiburan dan pelayanan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan produk-produk unggulan daerah.
Kajari Kepahiang Bagus Nur Jakfar Adi Saputro mengatakan, pihaknya sengaja memberikan ruang bagi UMKM lokal agar produk masyarakat Kepahiang bisa semakin dikenal.
“Kita ingin Pasar Rakyat ini bukan hanya menjadi tempat masyarakat datang menikmati hiburan. Kita juga ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya. Kopi Rapindo ini salah satu contoh produk lokal Kepahiang yang memiliki potensi dan patut kita dukung,” ujar Bagus.
Menurutnya, kopi merupakan salah satu produk yang memiliki identitas kuat dengan Kabupaten Kepahiang. Karena itu, kegiatan seperti pameran dan expo diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperluas pasar.
“Ketika produk lokal bisa tampil dan dikenal lebih luas, tentu ini menjadi kebanggaan kita bersama. Harapannya UMKM kita semakin berkembang dan mampu membawa nama Kepahiang hingga ke luar daerah,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepahiang Abdul Hafizh mengapresiasi keterlibatan UMKM dalam kegiatan yang digelar Kejari Kepahiang tersebut.
Menurutnya, secangkir kopi yang dinikmati bersama bukan hanya soal rasa, tetapi juga menggambarkan potensi ekonomi masyarakat Kepahiang.
“Kopi ini bukan sekadar minuman. Di dalamnya ada hasil kerja keras petani dan pelaku UMKM kita. Ketika kita minum kopi Kepahiang, artinya kita juga ikut menghargai dan mendukung hasil karya masyarakat sendiri,” ujar Abdul Hafizh.
Ia berharap produk seperti Rapindo Coffee dapat terus berkembang dan semakin dikenal di luar Kabupaten Kepahiang.
“Kita tentu berharap UMKM seperti Rapindo ini terus berkembang. Apalagi pemasarannya sudah sampai ke luar Bengkulu. Pemerintah tentu sangat mendukung, karena setiap produk yang keluar daerah sekaligus membawa nama Kepahiang,” katanya.
Rapindo Coffee tidak hanya menyediakan bubuk kopi asli Kepahiang. UMKM ini juga memproduksi kopi luwak yang pemasarannya telah menjangkau konsumen hingga ke luar Provinsi Bengkulu.
Rapindo Coffee juga cukup aktif mengikuti berbagai event di luar daerah dengan membawa produk kopi sekaligus memperkenalkan nama Kabupaten Kepahiang dan Provinsi Bengkulu.
Keikutsertaan dalam Expo Pasar Rakyat Kejari Kepahiang menjadi salah satu kesempatan bagi Rapindo Coffee untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperluas pasar.
Dari sebuah stan sederhana di tengah keramaian Pasar Rakyat, kopi Kepahiang kembali menunjukkan potensinya.
Secangkir kopi Rapindo bukan hanya menghadirkan cita rasa khas Kepahiang, tetapi juga membawa cerita tentang petani, UMKM dan kebanggaan daerah yang terus ingin melangkah lebih jauh.
