Taman Santoso Kepahiang Mulai Berbenah, Bupati Zurdi Nata: Kita Jadikan Ruang Publik yang Lebih Hidup

Reporter: candra | Editor: candra

Pemkab Kepahiang Jadikan Taman Santoso Ruang Publik

Taman Santoso Kepahiang Mulai Berbenah, Bupati Zurdi Nata: Kita Jadikan Ruang Publik yang Lebih Hidup

KEPAHIANGNEWS.COM-KEPAHIANG – Wajah Taman Santoso Kepahiang perlahan akan berubah. Ruang terbuka yang selama ini menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat tersebut mulai memasuki babak baru melalui program revitalisasi yang digagas Pemerintah Kabupaten Kepahiang.

Tanda dimulainya revitalisasi ditandai dengan peletakan titik nol sekaligus perobohan pagar dan pengecatan tanda dimulainya pembangunan oleh Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP, Sabtu (15/8/2026).

Didampingi Ketua DPRD Kepahiang Gregory Dayefiandro, Sekretaris Daerah Dr. Hartono, Asisten Bidang Pembangunan Musi Dayan, Kepala Bappeda Salihin, Sekretaris Dinas PUPR Hadiyono serta Kepala Bagian Pembangunan Dishaidil FH, Bupati secara resmi membuka pekerjaan revitalisasi tersebut.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kita mulai revitalisasi Taman Santoso Kepahiang,” ujar Zurdi Nata.

Bagi pemerintah daerah, revitalisasi ini bukan sekadar mempercantik sebuah taman. Lebih dari itu, Taman Santoso diharapkan menjadi ruang publik yang lebih nyaman, representatif dan mampu menghadirkan aktivitas positif bagi masyarakat.

Zurdi mengatakan pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertahankan bagian bangunan yang masih layak.

“Bangunan yang masih bagus akan kita percantik. Untuk tahap awal ini akan kita buat jogging track, landmark Kepahiang, dan tempat kuliner,” jelasnya.

Dengan konsep tersebut, Taman Santoso nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat masyarakat bersantai, tetapi juga menjadi ruang untuk berolahraga, berkumpul bersama keluarga hingga membuka peluang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor kuliner.

Bupati menegaskan, kualitas pembangunan menjadi perhatian utama. Ia meminta perusahaan pelaksana tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi memastikan hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan dapat bertahan lama.

“Kami meminta perusahaan yang mengerjakan proyek ini agar bekerja dengan baik, sehingga pembangunannya bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kepahiang,” tegasnya.

Menariknya, pemerintah daerah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pembangunan.

Menurut Zurdi, keterlibatan masyarakat penting agar proses revitalisasi berjalan transparan dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

“Untuk masyarakat juga boleh mengawasi proses revitalisasi Taman Santoso ini,” katanya.

Revitalisasi Taman Santoso merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Kepahiang. Pembangunan direncanakan dilakukan secara bertahap dengan total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp18 miliar.

Sementara untuk tahap awal, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,7 miliar.

Pemkab Kepahiang berharap perubahan wajah Taman Santoso nantinya mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Tidak hanya menjadi tempat olahraga dan rekreasi, tetapi juga ruang interaksi warga serta salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

Jika berjalan sesuai harapan, Taman Santoso bukan lagi sekadar taman di tengah kota. Tempat ini diproyeksikan menjadi ruang publik yang hidup, tempat masyarakat Kepahiang bertemu, berolahraga, bersantai, menikmati kuliner hingga mengenalkan wajah baru Kabupaten Kepahiang kepada masyarakat luar daerah.

Revitalisasi pun diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman dan menjadi salah satu ikon baru Kepahiang di masa mendatang.

Exit mobile version