Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Baru sepekan sejak penanganannya diambil alih oleh Kodim 0409/Rejang Lebong pada 20 Mei 2026 lalu, perbaikan jalan amblas di Jalan Taman Siswa, Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, mulai menunjukkan progres menggembirakan. Jalan yang sebelumnya dikhawatirkan membahayakan pengendara itu kini perlahan kembali ditata melalui kerja bersama antara TNI dan masyarakat.
Di balik deru alat kerja dan tumpukan material, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam percepatan perbaikan akses jalan tersebut. Personel TNI bersama warga turun langsung ke lapangan, bekerja bahu-membahu demi memastikan jalan segera kembali aman dilalui masyarakat.
Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla melalui Babinsa Kelurahan Talang Rimbo Baru, Serda Ahmad Solihin menjelaskan, pengerjaan dilakukan secara kolektif dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat sekitar secara bergiliran setiap hari.
“Setiap hari ada sekitar lima personel TNI dan sepuluh warga yang bekerja secara bergantian. Semua dilakukan dengan semangat kebersamaan dan solidaritas agar perbaikan jalan ini cepat selesai,” ujar Serda Ahmad Solihin.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih hidup dan terawat di tengah warga. Kehadiran TNI di lokasi juga mendapat respons positif karena dinilai mampu mempercepat penanganan kerusakan jalan yang sebelumnya cukup mengkhawatirkan bagi keselamatan pengguna jalan.
Tak sekadar memperbaiki infrastruktur, kolaborasi antara TNI dan masyarakat ini juga menghadirkan pesan kuat tentang kepedulian bersama. Saat persoalan publik dihadapi secara kolektif, penyelesaiannya pun menjadi lebih cepat dan terasa manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
“Kolaborasi antara aparat TNI, pemerintah, dan masyarakat ini mencerminkan sinergi yang kuat dalam menyelesaikan persoalan bersama demi kepentingan umum,” tambahnya.
Perbaikan jalan amblas di kawasan Taman Siswa ini diharapkan dapat segera rampung sehingga aktivitas warga kembali normal dan pengguna jalan dapat melintas dengan rasa aman tanpa dihantui risiko kecelakaan akibat kondisi jalan rusak.
